Ford Juga Tutup Di Jepang

Ford Juga Tutup Di Jepang

Selasa, 26 Jan 2016 | 17:51 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Tak hanya Indonesia, evaluasi yang dilakukan Ford Motor Global juga dirasakan kawasan lain. Secara bersamaan, pengumuman penutupan operasi bisnis juga dilakukan untuk Ford Jepang.

Alasannya sama, tidak ada keuntungan yang berkesinambungan dan sulit menaikkan pangsa pasar. Ford menutup semua operasional bisnis di Jepang, termasuk kegiatan diler, penghentian penjualan, dan impor mobil.

Dalam surat elektronik, Presiden Ford Asia Pasifik Dave Schoch, seperti dikutik Reuters, Senin (25/1/2016), mengatakan bahwa pengembangan produk yang telah dilakukan di Jepang akan dipindahkan ke negara lain.

Ford mulai beroperasi di Jepang pada 1974 dan punya 52 diler, serta mempekerjakan 292 orang. Tahun lalu, merek ini menjual sekitar 5.000 unit di Jepang, dan cuma meraup pangsa pasar 1,5 persen di segmen mobil impor.

Langkah yang berat untuk perusahaan saat menjual Fiesta, Mustang, dan Explorer di Jepang. Di kelas itu, merek-merek Jepang mendominasi, termasuk produk-produk dari Honda, Nissan, dan lainnya.

Di luar itu, penjualan di Jepang juga turun drastis akibat permintaan dari konsumen berusia muda yang terus terjun. Ford menyatakan tidak ada pengaruh terhadap kerja sama dengan Mazda Motor Corp di Jepang yang selama ini terjalin.

(seperti dilansir dari Kompas)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...