Foto Pertemuan Jokowi dengan Suku Anak Dalam Bukan Rekayasa

Foto Pertemuan Jokowi dengan Suku Anak Dalam Bukan Rekayasa

Selasa, 3 Nov 2015 | 15:00 | kontributor

Ada-ada saja ulah nitizen Indonesia. Kali ini beberapa nitizen membuat isu yang cukup kontroversial terkait kunjungan Presiden Jokowi untuk menemui Suku Anak Dalam di Jambi. Mereka menebar kabar bahwa pertemuan Presiden Jokowi tersebut adalah rekayasa.

Dalam foto yang tersebar di internet tersebut, disebutkan bahwa ada briefing dengan sejumlah orang sebelum pengambilan gambar yang bertelanjang dada. Foto-foto tersebut diberikan lingkaran-lingkaran untuk menunjukan kepada publik bahwa yang orang-orang yang berada di foto tersebut adalah orang-orang yang sama.

Namun sepertinya upaya untuk memutarbalikkan fakta yang dilakukan oleh segelintir oknum nitizen tersebut tidak memiliki bukti yang kuat. Dalam keterangan yang dihimpun dari situs detik disebutkan seperti berikut.

"Jadi begini, mengapa ada yang pakai baju dan tidak itu karena mereka berbeda kelompoknya. Jadi di Suku Anak Dalam itu terbagi namanya Tumenggung-tumenggung, di bawah tumenggung ada kelompok-kelompok. Nah, yang pakai baju itu para Tumenggung yang memang tinggal di rumah singgah," ujar penerjemah bahasa Suku Anak Dalam yang juga anggota Babinsa, Kopka Husni Thamrin, kepada detik.

Sekilas yang kita ketahui tentang Suku Anak Dalam adalah suku asli Jambi yang hidupnya berpindah-pindah di pedalaman hutan. Selain itu Suku Anak Dalam adalah suku primitif yang tertinggal, sehingga mereka tidak suka bersosialisasi dengan warga setempat yang bermukim di sana.

Namun, pada kenyataannya tidak semua Suku Anak Dalam masih hidup secara primitif dan tidak bersosialisasi. Sebab ada sebagian masyarakat Suku Anak Dalam yang sudah mendapatkan pendidikan sehingga pemikirannya terbuka. Contohnya seperti Suku Anak Dalam yang masuk ke dalam golongan Tumenggung-tumenggung.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Suku Anak Dalam di sekitar Taman Nasional Bukit Dua Belas terdiri dari lima Tumenggung, yakni Tumenggung Grib, Tumenggung Tarib/Jailani, Tumenggung Betaring, dan Tumenggung Helmi. Setiap Tumenggung terdiri atas 2 hingga 5 kelompok dan tinggal di lokasi yang berbeda-beda.

Baca juga artikel: Kepedulian Jokowi Terhadap Suku Anak Dalam di Jambi

image0

Foto yang tersebar di media sosial tentang rekayasa pertemuan Jokowi dengan Suku Anak Dalam (WinGamers/fmedia sosial)

Adapun penjelasan lingkaran warna yang terdapat di dalam foto (di kebun sawit) tersebut antara lain:

Merah : penerjemah kopka Husni Thamrin

Kuning : Meriau (ketua kelompok)

Hijau : Nyerak (anggota kelompok)

Biru : Ngelawang (anggota kelompok)

Putih : Genab (anggota kelompok)

Sementara penjelasan lingkaran warna yang terdapat di dalam foto (di rumah singgah) tersebut yakni:

Merah : penerjemah kopka Husni Thamrin

Kuning : Tumenggung Tarib

Hijau : Prabung ( penghuni rumah bantuan mensos)

Biru : Bejalo ( penghuni rumah bantuan mensos)

Putih : Tumenggung Grip (Penghuni rumah bantuan Mensos)

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...