FPI soal Habib Rizieq Batal Pulang: Pak Dubes, Jangan Dipersulit
Foto: Tribunnews

FPI soal Habib Rizieq Batal Pulang: Pak Dubes, Jangan Dipersulit

Kamis, 15 Okt 2020 | 09:45 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ketua DPP Front Pembela Islam Slamet Ma'arif menyoroti sikap Duta Besar RI di Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, yang sibuk menyampaikan bantahan atas kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

Menurut Slamet, Agus Maftuh selaku Dubes RI seakan tidak peduli ketika Habib Rizieq dicekal di Arab Saudi, namun kini ketika muncul kabar status cekalnya dicabut, Agus malah sibuk menyampaikan bantahan. 

"Ini Dubes aneh. Waktu warganya (HRS) dicekal enggak mau tahu, giliran cekalnya dicabut sibuk cari tahu dan berupaya agar dicekal lagi. Sehingga pernyataan dari Dubes itu menunjukkan bahwa dia salah satu variabel yang mempersulit masalah kepulangan IB HRS," kata Slamet dikutip dari VIVA (14/10).

Slamet menambahkan, seharusnya Agus selaku Dubes RO bisa membantu mengatasi permasalahn Habib Rizieq di Arab Saudi. Oleh karenanya, Slamet pun mendesak pemerintah untuk memecat Agus sebagai Dubes RI di Arab Saudi.

"Sangat disayangkan bahwa seorang Dubes, bukan menjadi problem solver bagi WNI di luar negeri, tapi justru menjadi bagian dari penyebab masalah," ujarnya.

Ia mengatakan, ada beberapa alasan enapa Agus Maftuh patut segera dicopot sebagai Dubes RI di Arab Saudi. Salah satunya membiarkan WNI dicekal, telah merampas hak asasi manusia seorang WNI di Arab Saudi. Selain itu, menurut Slamet, Agus kurang disukai oleh pegawai KBRI maupun KJRI.

"Khusus buat Pak Dubes, kami hanya mengingatkan, hai kalian yang selalu mempersulit dzurriyat Rasulullah, bertobatlah. Jangan sampai amal buruk kalian itu menjadikan kalian menyesal di yaumil akhir," tegasnya.

Berkaitan dengan ini, Agus Maftuh pun telah menegaskan  pemerintah Indonesia tidak pernah menghalang-halangi kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam, Mohammad Rizieq Shihab (MRS), dari Arab Saudi. Saat ini, Habib Rizieq dipastikan belum bisa kembali ke Tanah Air karena permasalahan imigrasi.

"Yang bisa menjawab tentang cekal MRS adalah otoritas pemerintahan Kerajaan Arab Saudi, yang paling tahu pelanggaran apa saja yang dilakukan oleh MRS. Pemerintah Indonesia tidak pernah menghalangi kepulangan MRS," kata Dubes RI Agus (4/10).

Agus menelaskan alasan Rizieq belum dapat meninggalkan Arab Saudi karena masih 'blinking merah' dengan tulisan ta’syirat mutanahiyah (visa habis) dan dalam kolom lain tertulis mukhalif (pelanggar undang-undang). Red blink ini merupakan sinyal bahwa Rizieq hingga kini belum bisa keluar dari Arab Saudi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...