Freeport Perpanjang MoU Kerja Sama Dengan Newmont

Freeport Perpanjang MoU Kerja Sama Dengan Newmont

PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Freeport Indonesia akan memperpanjang nota kesepahaman pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) tembaga katoda.

MoU yang ada saat ini berlaku hingga 30 September 2015. Artinya, hanya dalam tidak lama lagi MoU tersebut akan kadaluarsa. Namun progres kerja sama pembangunan smelter tersebut belum menunjukkan perkembangan, sehingga perlu diperpanjang.

Juru Bicara Newmont Nusa Tenggara Rubi Purnomo menyebutkan pihaknya masih ingin melanjutkan kerjasama dengan Freeport. Oleh karena itu, MoU yang sudah ada sekarang akan diperbaharui.

Sementara itu, pihak Freeport masih enggan untuk mengungkapkan sejauh mana kerja sama dengan Newmont terkait pembangunan smelter di Gresik, Jawa Timur tersebut.

Mohammad Hidayat, Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengatakan pihaknya menyerahkan bentuk kerjasama tersebut sepenuhnya kepada Newmont dan Freeport.

Dia juga mengingatkan kepada Newmont, harus ada progres yang nyata dalam kerja sama tersebut. Pasalnya, pembangunan smelter menjadi salah satu syarat perusahaan tersebut untuk mendapat perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga yang akan berakhir pada 18 September 2015.

Menurut Hidayat, MoU tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengukur sejauh mana perkembangan kerja sama dua perusahaan tambang emas dan tembaga tersebut dalam membangun smelter.