Fun Fact: Nasi Padang dan Kemerdekaan

kontri
kontri

Fun Fact: Nasi Padang dan Kemerdekaan
image0

Pernahkah anda merasa bahwa porsi nasi padang itu besar sekali, terutama jika dibungkus dan dibawa pulang. Ternyata kecurigaan anda itu benar adanya. Dan porsi nasi padang yang besar ternyata memiliki sejarah yang mengharukan.

Seperti kita ketahui, bangsa Indonesia di- bully oleh Belanda dalam jangka waktu yang sangat panjang. Lebih dari 300 tahun lamanya. Dan warung padang telah ada sejak zaman penjajahan tersebut.

Konon, pada masa tersebut hanya kaum ningrat dan orang Belanda yang diperbolehkan makan di dalam warung masakan padang. Karena orang Belanda merasa jijik jika harus makan bersebelahan dengan pribumi, terutama buruh yang miskin dan kotor.

Hal ini terus berlanjut hingga masa pergerakan nasional dimulai. Dimana seluruh kaum proletar bersinergi dengan para cendekiawan pribumi memperjuangkan kemerdekaan kita. Nah, di sini lah porsi besar dimulai.

Para pemilik warung makan padang ini pun tidak mau kalah, ikut ambil bagian dalam perjuangan kemerdekaan. Cara mereka adalah dengan sembunyi-sembunyi melebihkan porsi nasi dan lauk yang dibeli dengan dibungkus.

Karena nasi bungkus tersebut untuk memberi makan para pejuang, yang tentu butuh tenaga besar dan makanan yang sehat. Seluruh pemilik warung makan padang bersama-sama dan konsisten, terus melakukan hal ini tanpa memikirkan keuntungan yang mereka dapat.

Jadi bisa dikatakan, nasi padang lah yang membiayai perjuangan kemerdekaan kita selama ini, Dan kebiasaan ini sepertinya masih terbawa hingga saat ini, hampir di semua warung makan padang di Indonesia.

Bagaimana, apa anda sudah mengetahui fakta unik ini sebelumnya? Kira-kira teman-teman anda tahu juga tidak ya? Ayo, jangan ragu-ragu untuk men-share info ini. Untuk nasi padang kita bersama. (bicky)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});