Gaet Pelajar SMP dan SMA, Mucikari Ini Kena Jegal Regulasi Perlindungan Anak dan Lainnya
Ilustrasi prostitusi online/Foto: Zool WNN

Gaet Pelajar SMP dan SMA, Mucikari Ini Kena Jegal Regulasi Perlindungan Anak dan Lainnya

Jumat, 5 Mei 2017 | 08:08 | Zulkarnain Harahap

WinNetNew.com - Tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim membongkar praktik prostitusi online di media sosial. Modusnya dengan bergabung di satu private grup di Facebook.

“Konsumen yang ingin menjadi konsumen atau memesan cewek harus masuk di grup Lendir,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (05/05/2017).

Barung menceritakan, dari bisnis esek-esek itu, polisi melakukan penangkapan seorang papi berinisial SI alias Apunk Komel (38) yang merupakan warga Jombang. Prostitusi yang telah dijalankan Apunk ini telah berjalan tiga bulan. Selama itu, dia telah menjebloskan beberapa siswi SMA dari beberapa kota di Surabaya, Malang, Kediri, Mojokerto untuk menjadi wanita hiburan.

Terbongkarnya bisnis ilegal itu juga setelah polisi melakukan patroli cyber di FB yang digunakan untuk menawarkan para siswi SMA tersebut.

"Pada grup FB yang dengan admin Apunk tersebut, memasang foto perempuan SMA yang ditawarkan untuk kencan dengan imbalan uang. Perempuan tersebut kebanyakan masih duduk dibangku SMP dan SMA, jelas ini merupakan anak dibawah umur," tambah Barung.

“Tersangka ditangkap di parkiran hotel saat meninggalkan korban di kamar hotel. Tersangka ini muncikarinya,” lanjut Barung.

Tersangka yang menjalankan prostitusi online melalui FB ini, seperti dikutip dari keterangan resmi, akan dijerat dengan Pasal 76 huruf i dan Pasal 88 Undang-undang Perlindungan Anak. Dan juga dijerat Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUH Pidana.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...