Gagal Jadi Cawapres, AHY Pilih Memboyong Istrinya ke Tempat Ini

Gagal Jadi Cawapres, AHY Pilih Memboyong Istrinya ke Tempat IniSumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memboyong istrinya, Annisa Larasati Pohan ke Mekah.

Usai gagal menjadi cawapres Prabowo, AHY memutuskan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Pada tayangan siaran langsung KompasTV, Jumat (10/8/2018) siang, AHY akan segera berangkat haji bersama sang istri, Annisa Larasati Pohan, pada 15 Agustus 2018.

Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan rencana AHY setelah batal diusung menjadi calon wakil presiden untuk Pilpres 2019.

"What's next for AHY? Lalu AHY mau ngapain sekarang?" kata AHY kepada awak media.

AHY juga menegaskan bahwa niat untuk berhaji sudah ia rencanakan jauh-jauh hari.

"Ini bukanlah sesuatu yang mendadak, kami sudah meniatkan ini jauh-jauh hari," lanjut AHY.

Pada konferensi pers ini, AHY juga meminta maaf kepada Kader Demokrat karena harapan menjadi cawapres telah pupus.

"Saya mohon maaf karena berbagai faktor, saya belum memiliki peluang untuk menjadi cawapres sebagaimana yang diharapkan dan diinginkan oleh Kader Demokrat serta berbagai lapisan masyarakat," katanya.

Ia juga secara khusus menyampaikan terima kasih atas ucapan dan doa pada ulang tahunnya ke-40 yang jatuh tepat pada Jumat ini.

"Pelajaran paling berharga di usia yang ke-40 tahun ini, yang bisa saya petik adalah tidak ada jalan yang lunak untuk bisa mencapai sebuah cita-cita dan tujuan yang besar,"

"Yang kedua, tidak ada pemimpin hebat yang terlahir tanpa proses penempaan ujian dan tantangan yang berat,"

"Yang ketiga, pelajaran bagi kita semua adalah, sebelum menutup mata maka tidak ada kata akhir dalam perjuangan dan juga tidak ada kata sia-sia," ucap AHY.

Diberitakan sebelumnya, Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Prabowo Subianto dan mengusung Sandiaga Uno untuk menjadi calon wakil presidennya.

Demokrat pun memberikan dukungan penuh untuk pasangan ini pada kontestasi Pilpres 2019.

Meski sebelumnya sempat beredar isu tak akan bergabung dalam koalisi.

Akhirnya pada detik-detik terakhir jelang pendaftaran capres dan cawapres di KPU, Demokrat mengambil sikap.

Keputusan diumumkan setelah Prabowo datang menyambangi SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, keputusan Partai Demokrat juga disampaikan oleh Ketua DPP Partai Demokrat, Roy Suryo, melalui cuitan di Twitternya.

"Tweeps, Insyaallah @PDemokrat tetap bersama Capres @prabowo - @sandiuno.

Habis Jum'atan bersama @Gerindra @PKSejahtera @Official_PAN ke KPU," tulis Roy Suryo.