Gangguan Cuaca, Kereta MRT Terlambat Tiba di Jakarta
ilustrasi

Gangguan Cuaca, Kereta MRT Terlambat Tiba di Jakarta

Rabu, 28 Mar 2018 | 14:54 | Rusmanto

WinNetNews.com - Sebanyak dua train set atau rangkaian kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta telah dikirim dari Jepang pada 7 Maret 2018. Kedatangan kereta tiba di Pelabuhan Tanjung Priok molor dari target pada 26 Maret 2018.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P. Sabandar menyampaikan diperkirakan rangkaian kereta baru akan tiba di Jakarta pada 2 April 2018.

"Jadi train set 1-2 dalam perjalanan sekarang dari Jepang. Diperkirakan awal April, Minggu pertama, kalau sekarang per tanggal 2 April diperkirakan akan tiba," katanya saat bincang dengan media di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Penyebab tertundanya kedatangan rangakaian kereta karena faktor cuaca. Cuaca yang dianggap kurang bersahabat menyebabkan perjalanan menjadi lebih lama.

"Rencananya sendiri progres train set arrival direncanakan akhir Maret, tapi sedikit tertunda ke awal April karena cuaca yang kurang bersahabat dalam perjalanan kapal. Kita jadi prediksinya ke awal April," jelasnya.

Nantinya, setelah tiba di Jakarta, train set ini akan segera dikirim bertahap ke Stasiun Lebak Bulus. "Akan diangkut secara bertahap dibawa ke Stasiun Lebak Bulus," tambahnya.

Untuk diketahui, dua train set ini terdiri dari 12 cars atau gerbong kereta.

Pengiriman kereta hingga bertolak dari pelabuhan sendiri telah melewati rangkaian proses yang cukup panjang, mulai dari diangkut dari pabrik Toyokawa ke pelabuhan Toyohashi pada rentang tanggal 21 Februari hingga 28 Februari 2018.

Waktu seminggu diperlukan untuk mengangkut rangkaian kereta tersebut karena beratnya yang mencapai 30 ton per kereta dan hanya bisa dilakukan pada malam hari.

Sementara perakitan dan pengepakan kereta di pelabuhan Toyohashi sudah dilakukan mulai 23 Februari dan selesai tanggal 3 Maret 2018 lalu.

Pengangkatan (lifting) dari pelabuhan Toyohashi ke kapal laut dimulai tanggal 5 sampai 7 Maret 2018 sebelum akhirnya berangkat hari ini menuju pelabuhan Tanjung Priok dan semula dijadwalkan tiba pada 26 Maret 2018. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...