Ganja Bikin Sperma Pria Lebih Banyak. Mitos atau Fakta?

Cindy Cesilia
Cindy Cesilia

Ganja Bikin Sperma Pria Lebih Banyak. Mitos atau Fakta? Foto: Ilustrasi
Winnetnews.com - Selama ini penggunaan ganja masih dalam kategori tindakan illegal oleh beberapa negara di dunia ini termasuk Indonesia. Hal ini sesuai dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Terutama pasal 8 ayat 1 dan 2 yang melarang ganja untuk keperluan kesehatan.

Dikutip dari Insider, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Human Reproduction kembali menemukan manfaat kesehatan ganja yang digadang-gadang berpotensi meningkatkan jumlah sperma.

“Kami menghabiskan waktu sekitar dua bulan untuk meneliti ulang, memastikan bahwa tidak ada kesalahan data. Kami sangat terkejut dengan hasilnya,” ucap Dr. Jorge Chavarro, ketua tim penelitian sekaligus profesor nutrisi dan epidemiologi.

Sementara itu, pada 2015 lalu sebuah penelitian yang diterbitkan dalam America Journal of Epidemiologi meneliti 1.215 pria muda sehat dan menemukan bahwa penggunaan ganja lebih dari sekali per minggu, berpengaruh dalam meningkatkan jumlah sperma mereka, dibandingkan mereka yang jarang atau tidak menggunakan ganja sama sekali.

Tak sampai disitu, hasil penelitian ini pun semakin diperkuat dengan laporan yang dikeluarkan oleh Duke University pada 2018 lalu. Mereka mengklaim penggunaan ganja erat kaitannya dengan konsentrasi sperma yang lebih rendah, dalam arti lain faktor yang dapat memengaruhi kesuburuan pria. Tidak hanya itu, pria yang merokok ganja juga memiliki kadar hormon perangsang folikel lebih rendah yang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko infertilitas.

 

 

Apa Reaksi Kamu?