Ganja Milik Desertir Brimob Aceh Dibakar

Ganja Milik Desertir Brimob Aceh Dibakar

WinNetNews.com - Kepolisian Resor Kota Binjai, Sumatra Utara, memusnahkan barang bukti berupa 87 kilogram ganja asal Aceh.

Menurut Kepala Polresta Binjai, AKBP Mulya Hakim Solichin, barang bukti tersebut dari penangkapan tersangka Brigadir RY yang juga merupakan mantan anggota Brimob Polda Aceh, beberapa waktu lalu.

Pemusnahan barang bukti ganja kering seberat 87 kilogram ini dilakukan di lapangan lalu lintas Polres Binjai dihadiri sejumlah unsur Muspida setempat.

Sebelum pembakaran, seluruh barang bukti dirobek satu persatu dan dimasukkan ke dalam tong kaleng dan disiram minyak tanah.

AKBP Mulya Hakim Solichin menjelaskan, pemusnahan dilakukan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa barang bukti dimusnahkan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

Pemusnahan ini, lanjutnya, juga untuk menepis anggapan miring yang selama ini ada di masyarakat yang menyebutkan kalau barang bukti narkoba banyak digunakan atau dijual oleh pihak kepolisian.

Namun, dari seluruh ganja yang dimusnahkan, ada 10 kilogram yang diserahkan kepada Kejaksaan untuk menjadi barang bukti di pengadilan.

Barang bukti daun ganja diperoleh setelah polisi menggagalkan pengirimannya ke Medan dari tangan tersangka yang merupakan mantan anggota Brimob Polda Aceh, pada 23 November 2015.

Penangkapan tersangka berawal dari laporan warga terkait dengan adanya transaksi ganja Aceh yang akan dibawa ke Medan. Tersangka ditangkap polisi di jalan Megawati, Kelurahan Sumber Karya, saat mengendarai mobil rentalan bersama keluarganya.

RY mengaku nekad membawa barang haram tersebut karena kebutuhan ekonomi selepas dia melarikan diri dari kesatuan Brimob Polda Aceh.

disadur dari situs online bisnis indonesia