Ganja Selalu Berbahaya? Nggak Tuh
Foto: Greatist.com

Ganja Selalu Berbahaya? Nggak Tuh

Senin, 11 Nov 2019 | 10:02 | Tania Josephine

Winnetnews.com - Ketika kita mendengar kata narkoba, hal yang akan terlintas dalam pikiran kita adalah negatif, berbahaya dan terlarang. Pengertian narkoba atau narkotika itu sendiri adalah obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Narkoba memiliki berbagai macam jenis serta golongan. Salah satu jenis narkoba yang terkenal di seluruh kalangan adalah ganja. Ganja atau mariyuana adalah salah satu zat psikotropika yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia atau rasa senang berkepanjangan tanpa sebab. Cara pakai ganja biasanya dibentuk menjadi rokok untuk dihisap, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus yang disebut bong. Agar efek dari zat ganja dapat bereaksi.

Ganja termasuk dalam narkotika jenis alami, ganja bersifat alami dan langsung bisa digunakan melalui proses sederhana. Karena kandungannya yang masih kuat, maka zat tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan obat. Bahaya ganja ini sangat tinggi dan bisa menyebabkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Salah satu akibat fatal penyalahgunaan narkoba adalah kematian.

Namun, sebenarnya ganja tidak hanya mempunyai dampak negatif, tetapi juga berdampak positif dalam bidang kesehatan. Tapi, karena pengguna narkoba kini semakin meningkat, terutama ganja. Terutama orang-orang yang berkecimpung di industri kreatif seperti, seniman, public figure, pemusik, hingga pelajar. Alasan penggunaannya juga beragam, mulai dari membuat mereka merasa lebih sehat hingga agar bisa beristirahat dengan baik.

Menurut Kepala Biro Hubungan dan Tanggung Jawab Sosial Kalbis Institute serta Wasekjen Artipena (Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba) S.F.D. Arie Wibowo, narkoba sendiri tidak salah, yang salah adalah penyalahgunaannya.

“Narkoba itu tidak salah, yang salah adalah penyalahgunaan narkobanya. Seperti jalur busway, kalau ada pengendara motor atau mobil yang masuk jalur busway, artinya yang salah bukan karena adanya jalur busway namun penyalahgunaan fungsi jalur buswaynya. Pelajar sekarang banyak yang menggunakan itu karena mereka merupakan sasaran empuk, karena masih labil dan gampang terpengaruh, masih mencari jati diri dan mencari pengakuan dari teman-teman sebayanya.” Terang Arie saat ditemui usai mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta Timur, Jumat (18/10/2019). Jadi apa aja sih manfaat ganja untuk kesehatan? Yuk kita simak.

1.    Mengurangi kecemasan

Ganja mempunyai efek yang bisa membantu seseorang merasa tenang atau dapat mengurangi kecemasannya. Ini merupakan salah satu alasan banyak public figure yang menggunakan narkoba. Namun, penggunaannya harus dengan dosis yang tepat dan tidak boleh berlebihan.

2.    Mencegah Alzheimer

Di dalam mariyuana terdapat suatu bahan aktif yang disebut THC (tetra-hydro-cannabinol) zat ini yang dapat mencegah pembentukan plak protein beta amyloid beracun yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.

3.    Mengobati Epilepsi

Berdasarkan hasil penelitian pada tahun 2003 oleh Robert J. DeLorenzo memberikan ekstrak ganja dalam bentuk sintetisnya pada tikus yang epilepsi. Memberikan hasil bahwa kandungan yang ada dalam ganja dapat menghentikan kejang yang disebabkan oleh epilepsi.

4.    Mengobati kanker

Dalam berbagai kasus, ganja dipercaya dapat mengobati kanker, mematikan sel-sel kanker, serta mengurangi mual dan muntah yang disebabkan oleh kemoterapi.

5.    Mengobati Parkinson

Parkinson adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Ganja dapat mengurangi tremor yang terjadi dan dapat meningkatkan motoric pada pasien penderita Parkinson.

6.    Mengobati Arthritis

Arthritis adalah pembengkakan dan kekakuan pada sendi sehingga menyebabkan gerakan tubuh menjadi sulit dan menyakitkan. Ganja dapat berfungsi meredakan rasa sakit dan nyeri, serta peradangan yang disebabkan oleh penyakit arthritis.

Nah, meskipun ganja terkenal sebagai obat-obatan terlarang, namun sebenarnya ganja memiliki berbagai macam manfaat positif bagi tubuh manusia. Namun bukan berarti karena ganja mempunyai dampak positif jadi kita dapat gunakan dengan sembarangan.

Semua itu harus sesuai dengan anjuran dokter serta dengan dosis yang sesuai yang dianjurkan. Walaupun dampak ganja bagi kesehatan cukup banyak, tapi kita harus tetap mawas diri terhadap pergaulan. Jangan sampai kita terjerat dengan penyalahgunaan narkoba.

***

 

Penulis adalah mahasiswi London School of Public Relation Jakarta

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...