Ganjar Pranowo sebut "full day school" dapat diterapkan di wilayah perkotaan

Ganjar Pranowo sebut "full day school" dapat diterapkan di wilayah perkotaan

Selasa, 9 Agt 2016 | 21:10 | Rike
WinNetNews.com-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut bahwa usulan sistem full day school atau sekolah sehari penuh untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dapat diterapkan untuk karakter daerah perkotaan.

"Gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), full day school itu, hampir mirip usulan saya sekolah lima hari saja dalam sepekan," jelas Ganjar Pranowo usai acara pemberangkatan Calon Haji Embakasi Surakarta, di Boyolali, Selasa. Ganjar mengatakan, dengan sekolah lima hari, otomatis waktu belajar di sekolah bakal bertambah hingga sore hari. Menurut Ganjar, dari evaluasi sekolah lima hari ada daerah yang siap dan ada yang tak siap. Daerah perdesaan belum siap dengan waktu sekolah hingga sore hari. Menurut Ganjar full day school tersebut kemungkinan hanya di daerah perkotaan yang siap. Karakter perkotaan banyak yang sudah siap. Hal tersebut juga perlu disampaikan kepada orang tua."Saya dahulu juga banyak diprotes soal sekolah lima hari saja," ungkap Ganjar.

Oleh karenanya, kata Ganjar, hal itu perlu diintegrasikan, artinya sebuah sistem yang mengalami pembauran hingga jadi suatu kesatuan yang utuh. "Siswa setiap hari belajar dari pagi hingga sore akan lebih konsentrasi, sedangkan orang tua juga tidak akan terganggu," jelas Ganjar."Anak daerah perdesaan belum siap, karena dia setiap pulang sekolah sering diminta membantu orang tuanya bekerja. Karakter pedesaan jika diterapkan akan timbul masalah baru soal transportasi misalnya," terangnya.

Ganjar menambahkan, di daerah perkotaan hanya tinggal mendorong untuk penerapan sistem full day school, sementara di perdesaan akan muncul problem baru jika pulang sekolah hingga sore, misal masalah transportasi.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...