Ganjar Tak Hadir Halalbihalal PDIP, Pakar Nilai Sinyal Perpecahan Makin Kuat

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 10 hari yang lalu • Bacaan 2 Menit

Ganjar Tak Hadir Halalbihalal PDIP, Pakar Nilai Sinyal Perpecahan Makin Kuat
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Winnetnews.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak hadir dalam acara halalbihalal DPD PDIP Jawa Tengah. Absennya Ganjar dinilai menguatkan dugaan adanya konflik antara dirinya dan PDIP.

Untuk diketahui, acara halalbihalal PDIP yang dimaksud digelar di kantor Panti Marhaen di Kota Semarang pada Sabtu (7/5) pekan lalu. Ganjar dipastikan tidak hadir.

"Pertama, kondisi ini semakin menebalkan keyakinan publik bahwa ada konflik batin yang tak biasa antara PDIP dengan Ganjar," kata pakar politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, kepada wartawan, Kamis (11/5).

Adi mengatakan publik sudah berpandangan bahwa hubungan antara Ganjar dan PDIP tidak baik-baik saja. Adi meyakini pemicu hubungan keduanya keruh itu karena persoalan pilpres.

Ganjar, kata dia, dinilai agresif memoles citra untuk pilpres. Sedangkan, PDIP disebut Adi belum menentukan siapa capres pilihannya.

"Toh, bukan kali ini saja hubungan keduanya keruh. Jejak digital masih segar merekam panas dingin hubungan Ganjar dan PDIP. Tentu publik mengaitkan ini semua dengan urusan 2024," ujarnya.

"Ganjar dinilai terlampaui agresif memoles citra diri untuk pilpres. Sementara PDIP secara resmi belum menentukan capres dan mayoritas elitenya condong ke Puan," imbuh Adi.

Lebih lanjut, Adi menilai ada dua hal kenapa Ganjar tidak hadir di acara halalbihalal. Dia menyebut bisa karena tidak diundang atau karena kesibukan Ganjar. Namun, terlepas dari alasan tersebut, Adi menilai momen itu akan terus berulang karena adanya ketegangan antara Ganjar dan PDIP.

"Kedua, ketegangan keduanya selalu menyangkut dua hal. Yakni soal Ganjar yang dikabarkan tak diundang. Hal lainnya Ganjar sibuk dengan urusan lain sehingga berhalangan hadir. Apapun alasannya, yang jelas kondisi semacam pasti terulang di masa mendatang karena Ganjar dan Puan jadi komoditas papan atas pilpres," ujarnya.

Adi mengatakan PDIP merupakan partai yang disiplin dan tegas. Jadi kemungkinan besar ada 'sesuatu' jika ada kader yang tidak hadir di acara penting.

"PDIP itu merupakan partai kader yang sangat disiplin dan tegas. Jadi, kalau ada kader yang tak hadir dalam acara penting partai 'pasti ada sesuatu yang tak biasa'. Ya, konflik hati pastinya. Apa lagi alasannya," ujarnya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...