Ganti Rugi Black Out, Segini Besaran dari PLN ke Pelanggan

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Ganti Rugi Black Out, Segini Besaran dari PLN ke Pelanggan Ilustrasi dana kompensasi PLN. (Foto: kontan.co.id)

Winnetnews.com - Pasca pemadaman listrik yang berlangsung lebih dari 12 jam, PT. PLN (Persero) rupanya sudah membuka informasi terkait dana kompensasi yang sudah diberikan ke para pelanggan setianya sejak insiden black out berlangsung.

Diketahui, PLN sempat berjanji bakal memberikan nomimal ganti rugi terhadap pelanggannya. Namun, saat itu belum dipastikan mekanisme dana kompensasi ke pelanggan PLN.

Belum lama ini, Azis H, seorang pelanggan PLN mencoba memeriksa nilai kompensasi yang bakal dia terima. Hasilnya, dia mendapatkan kompensasi 28.5 kWh atau dengan perkiraan kompensasi Rp 45.192. Lokasi tinggalnya di Jatibening, Bekasi Jawa Barat, mengalami listrik mati dari pukul 12.00 WIB-20.50 WIB pada Minggu (4/8/2019).

Melansir laman Kontan.co.id, Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PT. PLN, Sripeni Inten Cahyani belum menjawab pertanyaan soal besaran nilai kompensasi yang diberikan. Dalam situs tersebut, kompensasi TMP diterima pelanggan dalam bentuk token yang akan ditambahkan saat pembelian token mulai Bulan September 2019.

Perhitungan masih berupa Estimasi Kompensasi akibat tidak terpenuhinya Tingkat Mutu Pelayanan dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Untuk mengetahui nilai kompensasi yang diterima, Anda harus masuk ke link https://www.pln.co.id/pelanggan/informasi-kompensasi dan akan ada petunjuk untuk mengisi ID Pelanggan.

Silakan isi nomer ID Pelanggan di kolom yang disediakan, setelah Anda klik tombol cari maka secara otomatis akan muncul kWh dan nilai rupiah yang akan Anda terima bulan depan sebagai kompensasi yang diterima atas mati listrik beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, persoalan kompensasi tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) RI Nomor 27 Tahun 2017. Peraturan tersebut mengatur tentang tingkat mutu pelayanan dan biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik oleh PLN.

Persoalan ganti rugi tersebut dijelaskan dalam pasal 6 Permen ESDM No. 27/2017. Dalam ayat 1 pasal 6 Permen itu disebutkan, PLN wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada Konsumen apabila realisasi tingkat mutu pelayanan tenaga listrik tidak sesuai dengan tingkat mutu pelayanan tenaga listrik yang ditetapkan.

Sejumah Indikator tingkat mutu tersebut terdiri dari: a. lama gangguan; b. jumlah gangguan; c. kecepatan pelayanan perubahan daya tegangan rendah; d. kesalahan pembacaan kWh meter; e. waktu koreksi kesalahan rekening; dan/atau f. kecepatan pelayanan sambungan baru tegangan rendah.

Adapun dalam ayat 2 pasal 6 disebutkan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dibagi menjadi dua. Yakni, pertama, sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment).

Kedua, pengurangan sebesar 20% kepada konsumen dari biaya beban atau rekening minimum untuk Konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment).

Apa Reaksi Kamu?