Geger Kain Kafan dalam Kantong Plastik Berbau Busuk, Isinya Mengejutkan

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Geger Kain Kafan dalam Kantong Plastik Berbau Busuk, Isinya Mengejutkan Ilustrasi kantong plastik mencurigakan. (Sumber foto: Fox5)

Winnetnews.com - Warga Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sempat dibuat heboh dengan bau busuk menyengat yang berasal dari bungkusan kain kafan di dalam tas plastik. Lokasi ditemukannya tas plastik itu tidak jauh dari SD Karangasem, Kelurahan Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman.

Warga menjadi curiga kalau ada sesuatu yang aneh di dalamnya sebab kantong tersebut dikelilingi taburan bunga. Namun harum bunga masih tak mampu menyusutkan bau busuk dari dalam kantong yang berisi kain kafan putih yang telah mengusam itu.

Warga saling bergumam perihal keberadaan barang mencurigakan itu. Tak pelak lagi mereka pun menutup hidung rapat-rapat. Tidak ada yang berani membuka balutan itu. Mereka menduga bungkusan kain kafan itu adalah orok bayi yang dibuang lalu membusuk. Dikutip dari Tagar.id (27/11/2019), warga akhirnya sepakat melaporkannya ke polsek terdekat.

Petugas dari Polsek Depok Timur pun mendatangi lokasi. Lalu dengan dilengkapi penutup hidup petugas membuka bungkusan itu pelan-pelan. Setelah dibuka, isinya bukan orok bayi seperti yang diprediksi para warga sebelumnya.

Setelah dibuka bungkusan tersebut, ternyata isinya adalah bangkai kucing, seekor kucing yang telah mati, kata Panit Reskrim Polsek Depok Timur, Ipda Bambang Widiatmoko, sebagaimana dilansir laman Tagar, Selasa 26 November 2019.

Bambang menjelaskan kronologi penemuan bungkusan tas plastik tersebut, awalnya warga mencium bau menyengat di dekat SD Karangasem, Kelurahan Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman. Bau tercium sejak pukul 11.30 WIB. Saat ditelusuri sumber bau tersebut, ternyata berasal dari kantong plastik yang dimaksud.

Pada saat itu ada bau menyengat, saat didekati oleh warga ternyata berasal dari suatu benda yang terbungkus dengan kain kafan, dan dimasukkan ke dalam kresek plastik. Dan ada taburan bunga, jelas Bambang.

Setelah warga mengetahui isinya, akhirnya mereka merasa lega. Bukan jabang bayi yang membusuk yang dibuang ibunya, melainkan bangkai kucing. Kemudian bangkai kucing dikubur biar tidak menebar bau lagi, kata Bambang. [Tagar]

 

Apa Reaksi Kamu?