Image Gejala Penyakit Liver yang Tidak Ketahuan di Awal
Sumber : Istimewa
Kesehatan  

Gejala Penyakit Liver yang Tidak Ketahuan di Awal

Selasa, 21 November 2017 16:21 WIB

Winnetnews.com - HATI atau liver merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting. Fungsi hati adalah sebagai penetral racun yang masuk dalam tubuh. Jika rusak, fungsinya tidak dapat digantikan oleh organ lain. Penyakit liver atau kerusakan hati merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya dr H Dani Farid Abdullah SpPD menuturkan liver bisa disebabkan beberapa faktor. Diantaranya karena infeksi, keganasan atau tumor, atau karena adanya sumbatan / obstruksi di saluran empedu, atau ada batu di saluran empedu.

“Penyakit liver juga bisa disebakan oleh obat-obatan, alkohol atau perlemakan,” ujarnya.

Gejala liver yang sering terjadi, lanjut dr Dani, antara lain nyeri perut kanan atas, lemah badan, mudah lelah dan paling sering mata dan badan kuning atau disebut ikterik. Namun pada penyakit liver kronik biasanya jarang dirasakan gejala, atau kehadirannya tidak disadari.

Gejala yang terjadi pada liver kronik biasanya adalah perut membesar atau asites. Ini merupakan kondisi dimana terdapat cairan di rongga perut dan bengkak tungkai. Sedangkan penyakit hati yang disebabkan alkohol disebut alkoholik liver disease.

Gejalanya hampir sama dengan penyakit hati pada umumnya. ”Untuk penyakit hati kronik ini biasanya tidak bergejala pada awal. Biasanya yang kronik itu diakibatkan karena infeksi Virus Hepatitis B, C atau alkohol,” terangnya.

Menurut dr Dani, gejala liver kronik biasanya muncul secara perlahan. Bisa hitungan bulan, atau tahun. Sehingga, kehadirannya benar-benar jarang disadari penderita.

“Karena proses inflamasi atau kerusakan hatinya terus berjalan, sehingga lambat laun hatinya akan makin rusak. Apalagi kalau virusnya Hepatitis B atau C,” katanya.

Untuk penyakit hati atau liver akut, lanjutnya, bisa diakibatkan infeksi Virus Hepatitis A. Gejala awalnya adalah demam selama tiga sampai empat hari yang diikuti badan menjadi lemah dan mata kuning.

Untuk membedakan badan lemah karena kelelahan dengan lemah karena indikasi penyakit hati, bisa dilihat dari beberapa hal.

Kelalahan biasanya hilang atau berkurang dengan istirahat cukup, sedangkan lemah badan karena liver tidak bisa hilang hanya dengan beristirahat.

Dia mengungkapkan penyakit hati terbagi dua. Ada yang menular, ada juga yang tidak. Penyakit hati yang disebabkan Virus Hepatitis A, B dan C bisa menular. Namun penyakit hati yang disebabkan alkohol tidak menular.

”Untuk liver Hepatitis B dan C ada pengobatannya, yakni dengan antivirus. Sedangkan untuk Hepatitis A biasanya akan sembuh dengan sendiri,” terang dia.

Untuk langkah mencegah penyakit liver yang disebabkan alkohol, lanjutnya, maka hindari konsumsi alkohol. Sedangkan untuk penyakit liver yang disebabkan Virus Hepatitis B dan C biasanya menular melalui darah dan hubungan seksual. Untuk itu, hindari hubungan seks bebas.

”Oleh sebab itu, Hepatitis B dan C ini dapat digolongkan sebagai penyakit menular melalui hubungan seksual,” ungkapnya.

Selain itu, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit liver, biasakan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin berolahraga, banyak minum dan jangan mengonsums alkohol.

 

Gak Perlu ke Dokter Gigi Lagi Untuk Sembuhkan Gigi Berlubang
FPI Siap Rebut Habib Rizieq Dari Polisi Jika Ditangkap

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun