Gelar Rekonstruksi, AK Kesal ke Dua Algojo, Ada Apa?
Rekonstruksi pembunuhan benercana di sebuah rumah di Jalan Lebak Bulus 1, CCilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). (Foto: Detik.com)

Gelar Rekonstruksi, AK Kesal ke Dua Algojo, Ada Apa?

Jumat, 6 Sep 2019 | 14:00 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Aulia Kesuma, dalang pembunuhan dan pembakaran suami dan anak tirinya, yakni Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan Adi Pradana alias Dana (23) menjalani rekonstruksi di rumah Pupung, Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Bukannya membeberkan fakta, namun dua pembunuh bayaran yang disewa Aulia, yakni Agus dan Sugeng malah memberikan keterangan palsu. Akibatnya, Aulia yang menjadi ‘bos’ emosi karena tidak sesuai fakta.

Rekonstruksi pembunuhan yang janggal ini dilakukan dua algojo tersebut di dalam kamar korban. Kata-kata kasar pun terlontar dari mulut Aulia kepada dua algojo itu.

"Jangan belaga bego begitu, saya juga bisa marah. Kamu begini loh, Geng. Pegangin kaki begini. Terus si ini (Agus) pegang tangannya," kata Aulia seperti dikutip Kompas.com.

Sugeng awalnya berada sisi kiri saat Pupung dalam posisi telentang. Namun, menurut Aulia, posisi Sugeng berada di sebelah kanan. Aulia juga sempat merasa geram dengan adegan yang dilakukan Agus.

Aulia mengatakan Agus sempat menginjak leher Pupung. Namun, Agus merasa dirinya hanya menginjak bahu.

Empat lokasi

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Argo Yuwono mengatakan, total ada 58 adegan rekonstruksi pembunuhan. Rekonstruksi digelar dengan menghadirkan tiga tersangka, yakni Aulia Kesuma (AK), S, dan A pada Kamis (5/9/2019).

Sementara, penyidik menggunakan peran pengganti untuk tersangka KV.

Argo menyebut rekonstruksi digelar di lima lokasi yakni Apartemen Kalibata City, rumah Aulia dan Edi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, area warung makan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jalan Pengadegan Selatan, dan Hotel OYO di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Argo mengatakan, tersangka Aulia merencanakan pembunuhan di Apartemen Kalibata City tepatnya di hunian milik KV di lantai 20.

Di apartemen tersebut, kata Argo, Aulia membeli obat tidur jenis Vandres dan handuk kuning. Nantinya, obat tidur itu dicampur ke dalam jus dan minuman keras untuk diberikan kepada Edi dan Dana.

Sementara itu, handuk kuning digunakan untuk membekap Edi dan Dana. Adapun, obat nyamuk yang nantinya digunakan untuk membakar rumah dibeli di sebuah toko di Jalan Pengadegan Selatan, Jakarta Selatan.

Di Apartemen Kalibata City, Aulia sempat sempat menarik uang tunai senilai Rp 5 juta. Uang itu nantinya diberikan Aulia kepada kedua pembunuh bayaran, S dan A.

Sementara itu, adegan rekonstruksi di rumah di kawasan Lebak Bulus tertutup bagi awak media. Agenda rekonstruksi tersebut dimulai pukul 17.00 dan masih berlangsung hingga pukul 20.00.

Untuk rekonstruksi pembakaran mobil nantinya akan diagendakan untuk digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Untuk diketahui, pembunuhan berencana itu berawal ketika Aulia merasa sakit hati kepada Edi. Aulia berharap, rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan dijual untuk melunasi utangnya senilai Rp 10 miliar.

Aulia pun memutuskan membunuh Edi dan Dana dengan cara diracun dan dibakar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...