Geliat Transportasi Daring, Gaspol Klaim Berbeda dari Kompetitor
Ilustrasi mitra Gaspol. (Foto: CNN Indonesia)

Geliat Transportasi Daring, Gaspol Klaim Berbeda dari Kompetitor

Selasa, 10 Sep 2019 | 09:32 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Perusahaan rintisan atau start-up semakin menggeliat, khususnya di bidang transportasi daring. Alih-alih ingin menentang eksistensi dua aplikator raksasa, Gojek dan Grab, Gaspol berupaya persuasif ke para calon mitranya dengan berbagai keuntungan.

Sejak delapan bulan lalu, PT Gaspol Angkasa Surya sudah mengakui jika dirinya adalah transportasi daring yang perduli terhadap para calon mitranya. Hal tersebut dikarenakan banyaknya keluhan sejumlah mitra dari dua aplikator raksasa tersebut.

Chief Executive Officer (CEO) PT. Gaspol Angkasa Surya, Lisa Subandi, mengklaim jika aplikasi daring buatannya lebih memperhatikan para drivernya. Lisa menyebutkan, salah satu yang menjadi keluhan para driver ojek online (ojol) kopetitor masih seputar target harian dan jam kerja.

PT Gaspol Angkasa Surya punya cara khusus untuk merayu driver ojol kompetitor supaya pindah haluan ke aplikasi miliknya. Caranya dengan memberi berbagai keuntungan yang tidak ada di kompetitor.

“Mereka bekerja seperti karena kepaksa. Dari situ saya berpikir kenapa kita nggak coba buat aplikasi yang benar-benar memerhatikan mereka sebagai mitra," kata CEO PT Gaspol Angkasa Surya Lisa Subandi, dilansir detik.com, belum lama ini.

Ada beberapa benefit yang ditawarkan start-up ini. Khususnya bonus ketika mencapai jumlah trip tertentu, di mana pihak Gaspol tidak membebankan target harian, melainkan mingguan.

"Jadi di aplikasi driver itu akan ada bonus mingguan, bulanan, dan juga tabungan," lanjut Lisa.

Dari skema pembagian hasil, porsinya adalah 80 persen untuk mitra pengemudi dan 20 persen untuk aplikator. Dari 20 persen, 2 persennya akan dikembalikan ke mitra pengemudi untuk disimpan sebagai tabungan.

Untuk menjamin kendaraan mitra pengemudi agar selalu dalam performa terbaik, pihak Gaspol juga memberikan benefit lain berupa servis ringan dan juga ganti oli gratis. "Nanti kami akan bekerja bersama beberapa jaringan bengkel untuk melaksanakan program ini," ujar Divisi Humas PT Gaspol Angkasa Surya, Abi Raja.

Sebagai informasi, Gaspol merupakan start-up kesekian kali yang hadir di Indonesia untuk menentang eksistensi dua aplikator raksasa, Gojek dan Grab.

Gaspol berdiri sejak 8 bulan lalu dan memulai proses perekrutan mitra sejak 2 bulan terakhir. Klaimnya, perusahaan yang berbasis di Depok ini telah merekrut ribuan driver, meski umurnya baru seumur jagung.

"Dulu target kami awalnya 7.000 driver. Tapi sampai masuk hari ini, ada sekitar 10.000 mitra yang terdaftar. Mitra kami tersebar di Jabodetabek, Bali, Pontianak, dan Lampung," terang Abi Raja.

Di playstore, aplikasi Gaspol sudah diunduh sekitar 1.000 kali. Di dalam aplikasi Gaspol sudah tersedia beberapa layanan. Yang sudah siap adalah Gas Ride dan Gas Ride. Selain dua layanan tersebut, layanan yang akan segera hadir adalah Gas Now, Gas Food, Gas Send, Gas Pick Up.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...