(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gempa di Alor Disebabkan Sesar Aktif Berkedalaman Dangkal

Rusmanto
Rusmanto

Gempa di Alor Disebabkan Sesar Aktif Berkedalaman Dangkal
WinNetNews.com - Gempa berkekuatan 4.5 SR mengguncang Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) semalam. Gempa yang getarannya terasa sampai beberapa daerah di kawasan NTT itu dipicu pergerakan sesar aktif dan dengan kedalamanan yang dangkal.

Baca juga: Gempa berkekuatan 4,5 SR di Alor NTT, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

"Pusat gempabumi terletak pada koordinat 8,21 derajat lintang selatan dan 124.27 derajat bujur timur, tepatnya pada jarak 22 kilometer arah barat daya Kalabahi dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Senin (18/4/2016).

Daryono menjelaskan, dengan kedalaman yang cukup dangkal itu, tampak bahwa gempa bumi ini dipicu akibat aktivitas sesar aktif di kedalaman dangkal. Akibat pusat getaran yang dangkal, gempa terasa di beberapa wilayah.

Meskipun getarannya cukup terasa, namun hingga malam tadi belum ada laporan adanya korban jiwa dan luka. Pihak BMKG juga belum menerima laporan kerusakan yang berarti.

 

"Alor merupakan kawasan rawan gempa bumi paling aktif di NTT. Tumbukan Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia menjadikan wilayah NTT sebagai salah satu daerah yang memiliki tingkat aktivitas gempa bumi sangat tinggi di Indonesia," ungkap Daryono.

"Selain kerawanan gempa bumi akibat aktivitas subduksi lempeng, kawasan ini juga sangat rawan karena adanya struktur sesar naik belakang busur yang populer dikenal sebagai Flores –Wetar Thrust ," tegasnya.

Gempa bumi merusak di Alor yang terakhir terjadi pada 4 November 2015. Gempa bumi ini merusak puluhan bangunan rumah di daerah Alor Timur. Berdasarkan catatan sejarah, gempa bumi Alor pernah menelan korban jiwa cukup banyak. Gempa bumi Alor pada 18 April 1898 menewaskan 250 orang dan gempa bumi Alor pada 4 Juli 1991 menewaskan 28 orang.

disadur dari situs detik news

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});