Gerindra ingin Risma & Sandiaga Uno Duet di Pilgub DKI

Rusmanto
Sabtu, 30 Juli 2016 07:50 WIB
Oleh Rusmanto pada Sabtu, 30 Juli 2016 07:50 WIB
Image Gerindra ingin Risma & Sandiaga Uno Duet di Pilgub DKI

WinNetNews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno terlipih menjadi kandidat calon gubernur dari partainya. Namun demikian, ada skenario yang diusulkan Gerindra DKI yakni menggandeng PDIP dan menyandingkan Sandiaga dengan Djarot Saiful Hidayat atau Tri Rismaharini (Risma).

Sandiaga bisa saja tak menjadi calon gubernur bila Gerindra berkoalisi dengan PDIP, melainkan cukup menjadi calon wakil gubernur. Sebagaimana diketahui, kursi yang dimiliki Gerindra di DKI kurang banyak ketimbang PDIP, yakni 15 kursi dibanding 28 kursi. PDIP adalah satu-satunya partai yang bisa mencalonkan nama ke Pilgub DKI 2017 tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

"Kita berharap berkoalisi dengan PDIP, ini prioritas pertama," Ketua Tim Penjaringan Cagub DKI Gerindra, Syarif, kepada detikcom, Sabtu (30/7/2016).

Syarif menyatakan usulan berisi konsiderans seperti ini sudah disampaikan Gerindra DKI ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra pada 30 Mei lalu. Usulan ini disertai dengan simulasi koalisi dengan PDIP dan juga simulasi koalisi tanpa PDIP. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum Prabowo Subianto.

"Kalau dengan PDIP maka kita mengajukan DKI 2. Bila tanpa PDIP maka kita mengajukan DKI 1 bersama mitra koalisi ikut mendorong," kata Syarif.

Pertama, bila dengan PDIP, Gerindra ingin mengajukan Sandiaga sebagai cawagub saja. Gerindra DKI membutuhkan sosok pemimpin yang punya pengalaman baik di bidang pemerintahan daerah.

"Kita butuh leader yang punya rekam jejak, mungkin Pak Djarot berpeluang. Ataupun kalau Bu Risma ditugaskan partainya, kami juga menerima," ujar Syarif.

Bila PDIP tak bersedia berkoalisi dengan Gerindra, maka Gerindra tentu akan memperjuangkan Sandiaga sebagi cagub agar bisa memenangkan Pilgub DKI 2017, dengan cawagub yang akan ditentukan bersama mitra koalisi. Syarif menyebut kondisi ini sebagai 'pintu keluar darurat'.

"Kalau PDIP enggak kunjung memutuskan ya kita emergency exit," ucapnya.

Pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan PDIP, PKB, PAN, Partai Demokrat, dan PPP di level DKI. PKS disebut Syarif sebagai parpol yang sudah memastikan berkeinginan berkoalisi dengan Partai Gerindra.

"Proses yang dilakukan di level daerah sudah selesai. Sekarang sudah di level pusat. Rencananya, berdasarkan jadwal yang kami susun, 7 Agustus sudah diumumkan pasangan cagub beserta cawagubnya," kata Syarif.  

Sumber: Detik

Minyak Zaitun Cegah Keriput dan Garis Halus
Trump Kecam Uni Eropa Terkait Denda untuk Google

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.