Gerindra Lewat, Teman Ahok Berhasil Kumpulkan 593 Ribu KTP

Gerindra Lewat, Teman Ahok Berhasil Kumpulkan 593 Ribu KTP

Rabu, 13 Jan 2016 | 17:51 | Yudha Raditya
WinNetNews.com - Teman Ahok terus bergerilya mengumpulkan dukungan dalam bentuk KTP untuk Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hingga hari ini, Teman Ahok berhasil mengumpulkan 593.009 KTP.

"Lebih banyak 441 KTP dari perolehan suara Gerindra yang sebesar 592.568 suara pada Pemilu 2014 lalu," kata Juru Bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas kepada wartawan, Rabu (13/1/2016).

Melewati perolehan suara Gerindra jadi kegembiraan tersendiri untuk Teman Ahok. Sebab, Teman Ahok merasa para politikus Gerindra yang selama ini aktif mengomentari aksi pengumpulan dukungan untuk Ahok.

"Politisi Gerindra merupakan salah satu yang sangat vokal mengomentari gerakan ini, dan hari ini kami sangat bersenang hati bahwa Teman Ahok telah mendapatkan kepercayaan yang lebih besar dari Gerindra," ujar Amalia.

Setelah melewati Gerindra, Amalia menyampaikan bahwa Teman Ahok seterusnya akan fokus kepada dua hal, yaitu pencarian wakil untuk Ahok dan memenuhi target 1 Juta KTP.

"Melewati Gerindra merupakan milestone terakhir kita menuju 1 juta KTP. Tidak ada lagi partai di antara target dengan perolehan KTP. Otomatis ini menuntut kerja keras dan fokus panjang." ucapnya.

Untuk pencarian wakil Gubernur untuk Ahok, Amalia menuturkan Teman Ahok sedang ikut memikirkan kriteria yang cocok mendampingi Ahok. Namun untuk nama, akan diserahkan kepada Ahok.

"Teman Ahok tidak akan mengajukan nama, tapi hanya karakter-karakter saja. Kita butuh wakil yang bisa kerja sama dengan Pak Ahok. Bukan wakil titip-titipan sebagai bentuk berbagi kekuasaan yang lazim di politik praktis," ujarnya.

Kembali ke pengumpulan KTP, Amalia mengingatkan agar relawan Teman Ahok tetap fokus bekerja menggalang dukungan. Teman Ahok akan menutup rapat-rapat peluang Ahok maju ke Pilgub DKI 2017 lewat parpol.

"Kami harus tetap waspada dengan apapun situasinya. Kemungkinan kami dijegal di akhir supaya Ahok terpaksa masuk lewat jalur partai itu tetap ada, maka kami minta teman-teman untuk pantau terus," pungkasnya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...