Gerutu Driver Ojol Saat Ingin Antar Pesanan ke Istana Negara
Ilustrasi driver ojek online (ojol) ingin antarkan pesanan. [Foto: Indopolitika]

Gerutu Driver Ojol Saat Ingin Antar Pesanan ke Istana Negara

Senin, 30 Sep 2019 | 14:25 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Ada yang menarik ketika sejumlah mahasiswa yang sedang mengikuti aksi unjuk rasa (unras) di kawasan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (30/9). Di tengah kerumunan massa, ada mahasiswa yang memesan makanan melalui aplikasi ojek online (ojol).

Akibatnya, sang driver ojol tersebut pun mengeluh lantaran jalanan menuju lokasi tujuan pengantaran makanan itu pun ditutup aparat kepolisian. Diketahui, Jalan Medan Merdeka Timur itu menuju kompleks Istana Negara yang berada di dekat Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Melansir Indopolitika, Ilham, driver ojol tersebut menggerutu saat hendak berbelok arah melintasi Jalan Medan Merdeka Utara. Namun ketika akan masuk ke Jalan Medan Merdeka Timur, Ilham malah dicegat aparat.

“Aduh. Rugi banget. Rugi tenaga, rugi waktu, capek,” katanya sambil sesekali menyeka keringat di jidat dan lehernya.

Ilham yang tinggal di daerah Cideng, Jakarta Pusat ini mengungkapkan, lantaran dihadang petugas, dia terpaksa memarkir kendaraannya di depan Masjid Istiqlal. Sambil menenteng pesanan pelanggannya, Ilham bergegas jalan kaki mengitari pagar pembatas Monas.

“Yang order ini kayaknya mahasiswa. Dia nunggu di depan pintu Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya sambil menghela napas.

Tak berhenti disitu, Ilham terus menggerutu. Tentu hari ini ia harus bekerja lebih ekstra. Sebab ia harus berjalan kaki untuk mengantarkan penumpang atau pesanan makan siang pelanggannya.

“Kami ini dianggap rendahan betul,” katanya sambil berlalu dengan berjalan kaki.

Mungkin saja Ilham tidak sendiri. Banyak pengendara motor maupun mobil yang bekerja atau hanya sekadar melintasi jalur tersebut terpaksa memutar arah lebih jauh.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...