Gibran Resmi Maju Pilkada Solo, Pengamat: Pertaruhan Harga Diri Keluarga Jokowi
Foto: Tribunnews

Gibran Resmi Maju Pilkada Solo, Pengamat: Pertaruhan Harga Diri Keluarga Jokowi

Senin, 20 Jul 2020 | 12:43 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin memberikan pendapatnya soal kabar majunya putra sulung Joko Widodo, Gibran Rakabuming dalam kontestasi Pilkada 2020.

Seperti diketahui, Gibran diusung PDIP menjadi Caon Wali Kota Solo dengan berpasangan bersama  Sekretaris DPC PDIP Teguh Prakosa.

Ujang mengungkapkan, majunya Gibran ke pilkada merupakan pertaruhan yang menyangkut harga diri seorang Presiden Indonesia.

“Gibran itu dipersiapkan untuk maju cawalkot dan untuk menang. Bukan untuk kalah. Ini soal harga diri keluarga Presiden," kata Ujang, Sabtu (18/7), dikutip dari RRI.

Apabila kontestasi ini dimenangkan, Ujang mengungkapkan tak menutup kemungkinankan akan menjadi gerbang dari dinasti politik Jokowi.

Menurutnya, Gibran akan menang telak pada pilkada Solo. Hal tersebut  berdasarkan dominasi PDIP di kota tersebut.

Dia bahkan menyebut tak diperlukan hitungan politik khusus karena tidak ada lawan yang sebanding dengan Gibran. 

"Nggak perlu kalkulasi politik yang rumit. Ini sudah clear. Menang mutlak dia. Kemungkinan besar tidak ada lawan, lawannya juga nggak akan mau karena dia anak presiden," ucap Ujang.

Meski berada di atas angin, Ujang mengingatkan untuk PDIP berhati-hati dengan kader di Solo yang kecewa atas penunjukkan Gibran. Dikarenakan mundurnya Puronomo dari kursi pilkada beberapa waktu lalu sempat mendapat penolakan dari sejumlah pendukung.

"Orang baru punya kartu anggota, tidak pernah berjuang di partai (Gibran), bisa jadi cawalkot. Ini yang menimbulkan kekecewaan di kader-kader yang berjuang. Tapi ketika partai sudah putuskan, apapun konsekuensinya ya harus diterima," tuturnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...