(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gigi Berlubang dan Beberapa Penyakit Ini Tanpa Disadari Bisa Menular

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Gigi Berlubang dan Beberapa Penyakit Ini Tanpa Disadari Bisa Menular

Mencuci tangan sebelum makan dan menutup mulut saat bersin adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga penularan suatu penyakit umum. Namun ada beberapa kondisi di mana sabun anti-bakteri atau sel-sel dalam tubuh tidak dapat melindungi diri dari penyakit.

Melansir laman dreamersradio.com, setidaknya ada empat hal yang tidak pernah kita ketahui akan kita dapatkan dari orang lain.

1. Gigi berlubang

Kamu mungkin bisa saja menyikat gigi dengan rajin dan menghindari permen serta makanan manis agar gigi tidak berlubang. Tapi jika teman dekat atau pasanganmu tidak memiliki kebiasaan yang sama, kamu bisa saja mendapat gigi berlubang.

Para peneliti dari University of Helsinki, Finlandia menemukan bakteri mulut yang menyebabkan periodontis, gingivitis, dan gigi berlubang dapat ditularkan antara orang dewasa yang tinggal dengan kontak yang dekat. Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Oral Microbiology and Immunology.

2. Kanker

Seseorang memang tidak bisa terkena kanker karena tertular oleh pengidap kanker. Tetapi kita dapat terkena human papilloma virus (HPV) yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker serviks, penis, anus, mulut, dan tenggorokan.

Menurut penelitian dari Duke University, lebih dari 6 juta orang di Amerika Serikat terinfeksi HPV setiap tahunnya. Jika infeksi itu tidak dibersihkan yang dapat memakan waktu satu sampai dua tahun, maka risiko terkena kanker akan semakin besar.

3. Penyakit kekebalan tubuh

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology, kerabat dekat atau pasangan dari sseorang yang mengidap penyakit celiac, memiliki risiko terkena penyakit kekebalan tubuh nonceliac, seperti Crohn, psoriasis, rheumatoid arthritis, lupus, atau kolitis ulserativa.

4. Obesitas

Peneliti di Turki baru-baru ini menemukan virus dalam jaringan adiposa (lemak tubuh) dari orang dewasa yang menderita obesitas yang disebut human adenovirus-36 (Ad-36). Orang yang terkena virus ini akan memiliki risiko 300 kali menjadi gemuk dibandingkan dengan orang yang tidak terkena virus.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});