Gila Benerrr!!!Sekarang Ngetren Lho Pamer Bareng Curian Branded di Instagram

Gila Benerrr!!!Sekarang Ngetren Lho Pamer Bareng Curian Branded di Instagram

winnetnews.com - Jaman sepertinya makin gila…gimana nggak gila sobat winnet. Kalo dulu mencuri barang merupakan sikap yang tidak terpuji, dan nggak boleh di tiru. Tapi sekarang, lagi ngetren lho mencuri barang yang branded kemudian menguploadnya ke sosial media melalui instagram.

Setelah hastag cium ketek pacar, hastag #shoplifting atau #shopliftinghaul jadi ramai dibicarakan. Hastag #shoplifting memperlihatkan hasil barang curian barang branded. Tapi tren ini belum terjadi di Indonesia yah, so sebaiknya jangan di tiru deh.

image0

Tren memamerkan barang curian di Instagram terjadi di beberapa negara di Amerika. Biasanya wanita tersebut mencuri barang-barang branded mulai dari kosmetik, tas, baju dan aksesoris. Sebelum diposting, wanita tersebut menata barang curiannya biar fotonya terlihat Instagram able.

Nih contohnya, seorang wanita dengan akun bernama @lift-life mengaku udah dua tahun mempunyai kebiasaan mencuri barang branded. Dia biasanya mencuri tas Michael Kors, case iPhone, dompet Kate Spade, kosmetik mahal seperti Urban Decay, Stila, Too Faced, dan Murad. Wanita tersebut juga mengaku nggak tahan kalau hasil curiannya nggak difoto dan di-posting.

Wah ini sih penyakit perkembangan penyakit klepto mania tingkat dewa…Malah beberapa orang ada yang lebih suka mencuri barang-barang yang nggak branded. Mereka mencuri pasta gigi, baju anak-anak, minuman kemasan, hal tersebut dilakukan bukan untuk memenuhi kebutuhannya, tapi hanya untuk kepuasan pribadi.

image1

Psikoterapis, John Mardin-Clayton menjelaskan kalau tern pencurian barang di Instagram dilakukan seseorang hanya untuk kesenangan pribadinya. Biasanya mereka memiliki kebutuhan psikologis tertentu, misalnya dia pengen terlihat menarik di depan teman-temannya, ingin dipuji dan dihormati karena punya barang mewah.

Tapi tetep aja yah sobat winnet mau lagi ngetren apa nggak sama aja, mencuri nggak bisa di benarkan dan merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Lebih baik hidup sesuai dengan kemapuan kamu dan jangan ikut-ikutan gaya hidup orang lain.