Global Shopping Festival 11.11, Alibaba Group Cetak Rekor Baru
Ilustrasi belanja online. [Foto: dream.co.id]

Global Shopping Festival 11.11, Alibaba Group Cetak Rekor Baru

Selasa, 12 Nov 2019 | 12:52 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Siapa sangka jika momen pesta diskon 11.11 pada Senin (11/11) menjadi rekor penjualan teranyar sejak 10 tahun lalu. Penggagas ide ini tak lain adalah Alibaba Group, raksasa e-commerce asal China yang mendunia.

Keseriusan menguasai pasar e-ocmmerce dunia ini dibuktikan Alibaba yang membuat ide festival belanja online yang hanya berlangsung sehairan itu. Pada momen 11.11 kemarin, Alibaba mencatatkan penjualan kotor atau Gross Merchandise Value (GMV) senilai 268,4 mkiliar Yuan atau US$38,4 miliar dari transaksi yang menggunakan Alipay.

Jika dikonversikan ke rupiah, jumlah tersebut mencapai Rp538,5 triliun. Berbeda dengan tahun 2018, Global Shopping Festival tahun ini mengalami peningkatan mencapai 26%.

“Hari ini kami menunjukkan kepada dunia bagaimana wujud masa depan konsumsi bagi brand dan konsumen,” kata Presiden Taobao dan Tmall, Fan Jiang saat memberi sambutan penutupan Global Shopping Festival 2019, Selasa (12/11) dini hari seperti dikutip Katadata.co.id.

image0
Foto: oann.com

Menurut dia, pencapaian ini sekaligus menunjukkan bentuk baru konsumsi dan perilaku konsumen di Tiongkok. Pasar Tiongkok tetap besar dan tumbuh kuat di tengah isu perang dagang dan perlambatan ekonomi negara Panda tersebut.

“Kami memenuhi permintaan konsumen Tiongkok yang semakin tumbuh dan membantu mereka meningkatkan gaya hidup mereka, sambil memperkenalkan kepada para pengguna baru tentang ekonomi digital kami di seluruh Tiongkok dan dunia,” ujarnya.

Terdapat lebih 200 ribu merek dari 78 negara yang ikut serta dalam festival belanja pada tahun ini. Beberapa adalah merek asal Indonesia yang sudah akrab di pasar Tiongkok antara lain, Tango, Indomie, kopi Kapal Apibiskuit Nabati, hingga produk kosmetik Ellips keluaran Kino yang baru membuka flagship online di Tmall global berbarengan dengan festival ini.

Chun Li, Co-President Lazada Group & CEO Lazada Indonesia, mengatakan produk vitamin rambut Ellips berhasil melakukan 11 ribu pesanan selama festival berlangsung. Total penjualan yang berhasil diraih mencapai lebih 1 juta yuan atau sekitar Rp 2 miliar. Angka ini bahkan 40 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata penjualan produk tersebut.

“Ini menunjukkan bagaimana merek Indonesia dapat mencapai percepatan pertumbuhan secara global,” tuturnya.

image1
Foto: aljazeera.com

Lima negara teratas yang menjual produk ke Tiongkok adalah Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, dan Jerman. Produk yang paling banyak dibeli konsumen Tiongkok dari luar negeri antara lain suplemen makanan, produk kecantikan, serta barang kebutuhan anak-anak dan bayi.

Ada 299 merek yang nilai penjualannya melampaui 100 juta yuan (US$14,3 juta). Bahkan 15 merek di antaranya nilai penjualannya tembus 1 miliar yuan (US$143,0 juta). Beberapa merek yang termasuk kelompok ini adalah Apple, Bose, Estée Lauder, Gap, H&M, L’Oréal, Levi’s, MUJI, Nestlé, Nike, Philips, The North Face, Under Armour, dan Uniqlo.

Tiongkok memang tengah menggencarkan konsumsi warganya. Tak hanya di kota-kota metropolitan, seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzen, melainkan juga ke kota-kota kecil. Terutama ke kalangan anak-anak muda sebagai pasar terbesar yang sangat menginginkan produk-produk gaya hidup.

Alvin Liu, General Manager of Tmall Import and Export mengatakan, sekitar 55 persen konsumen di Tmall merupakan anak muda yang lahir pasca-1990-an. Adapun sekitar 42 persen berasal dari kota-kota kecil.

“Konsumen di kawasan pedesaan diprediksi akan semakin besar dan kuat, terutama anak-anak muda,” tandas dia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...