Go-Jek Enggan Tanggapi Perihal Bantuan Dana Dari China
istimewa

Go-Jek Enggan Tanggapi Perihal Bantuan Dana Dari China

Rabu, 10 Mei 2017 | 12:51 | Rusmanto

WinNetNews.com - Go-Jek dikabarkan telah mendapat kucuran dana investasi besar dari Tencent. Saat dikonfirmasi ke CEO dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim, ia enggan menjawab.

"No comment, maaf saya harus menemui tamu," kata Nadiem saat ditemui usai penandatanganan program Swadaya yang berkolaborasi dengan Bank BNI Syariah, BTN dan Permata Bank Syariah di kantor Go-Jek, Jakarta, Selasa (9/5/2013).

Aksi bungkamnya Nadiem memang hal biasa. Sebab di sejumlah pertemuan, pria berkacamata itu kerap menolak mengonfirmasi atapun mengomentari rumor yang terkait perusahaan yang didirikannya itu.

Untuk diketahui kabar Go-Jek mendapat kucuran dari raksasa internet China, Tencent kencang berhembus. Perusahaan ride sharing itu disebut menerima pendanaan USD 1,2 miliar atau di kisaran Rp 16 triliun, menurut sumber yang dikutip media teknologi Tech Crunch .

Maka valuasi atau nilai perusahaan startup penyedia layanan transportasi online ini ditaksir melonjak sampai USD 3 miliar atau di kisaran Rp 40 triliun.

Adanya tambahan investasi ini, valuasi Go-Jek ditaksir USD 3 miliar. Menjadikannya salah satu startup paling bernilai di Asia Tenggara. Menyamai saingannya Grab yang kabarnya memiliki valuasi sama-sama USD 3 miliar.

Go-Jek sebelumnya telah mendapatkan pendanaan cukup besar. Pada Agustus 2016, Go-Jek memperoleh investasi USD 550 juta dari KKR dan Warburg Pincus, yang membuat valuasi mereka berada di kisaran USD 1,3 miliar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...