Skip to main content

Go-Jek Menindak Driver Pelaku Pelecehan Seksual

Go-Jek Menindak Driver Pelaku Pelecehan Seksual
Go-Jek Menindak Driver Pelaku Pelecehan Seksual

WinNetNews.com - Seorang pengemudi layanan transportasi berbasis internet, Go-Jek melakukan tindak asusila kepada pelanggannya seorang wanita. Pengemudi yang diketahui bernama Irwan ini bertindak cabul dengan menempelkan muka ke leher korban, serta memegang bokong dan kemaluannya. Atas insiden tersebut, pihak keluarga korban telah melaporkan kepada pihak berwajib. Sementara manajemen Go-Jek telah melakukan komunikasi dengan pihak korban sekaligus memecat driver tersebut.

Cerita mengenai korban menjadi viral di media sosial Path maupun Facebook. Kejadian bermula ketika korban menggunakan layanan Go Ride milik Go-Jek dari sekolah menuju rumahnya.

Dari gaya bahasa postingan itu, seolah yang menceritakan kejadian adalah kakak korban. "Awalnya di tengah perjalanan, sang driver menceritakan masalah seksnya kepada adik saya. Tapi, adik saya tidak menanggapi hal tersebut. Berulang kali adik saya mendiamkan percakapan tersebut, tetapi hal konyol malah dilakukan sang driver ketika sampai di tempat tujuan," bunyipostingan seperti dikutip Beritasatu.com, Minggu (14/2).

Saat korban membayar, driver Go-Jek berani memegang, menahan tangan, merangkul tubuh, dan menempelkan mukanya ke leher korban. "Driver yang sudah nekat itu berani melakukan hal berengseknya dengan melakukan hal paling tidak sopan, yaitu memegang bokong dan kemaluan adik saya," demikian tulisan postingan tersebut.

Melihat kejadian ini, pihak keluarga telah melaporkan kepada pihak berwajib agar menangkap pelaku. Keluarga korban juga telah menemui manajemen Go-Jek untuk ditindaklanjuti. "Melihat kemungkinan besar sang driver masih berkeliaran dengan bebas dan tidak mendapatkan sanksi, kami segera melaporkan ke pihak berwajib," tulis postingan itu.

Sementara PR Manajer Go-Jek Rindu Ragilia mengatakan, manajamen Go-Jek berterima kasih sebesar-besarnya kepada salah satu pengguna layanan Go-Jek yang secara cepat melaporkan kepada manajemen perlakuan tidak menyenangkan dari seorang oknum mitra driver. "Kami telah berkomunikasi dengan pengguna layanan Go-jek tersebut pada Sabtu 13 Februari 2016 di kantor kami di Jalan Benda, Kemang serta telah menelusuri insiden ini dengan seksama. Oknumdriver bersangkutan juga telah mengakui perbuatannya," kata Rindu saat dihubungiBeritasatu.com, Minggu (14/2).

Rindu mengatakan, selaku institusi, pihaknya tidak dapat menolerir kejadian ini dan telah mengambil keputusan tegas dengan memutuskan kerja sama dengan pelaku. Pihaknya juga turut menyesal kepada pengguna layanan Go-Jek dan keluarganya, atas kejadian yang tidak menyenangkan dan ketidaknyamanan ini.

Tindakan tersebut kata dia, sangat bertentangan dengan prinsip utama Go-Jek dan telah melukai dedikasi ratusan ribu mitra driver lainnya yang terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang. "Di lain pihak, kasus ini hendaknya dijadikan pelajaran dan peringatan bagi para mitra driver bahwa tindakan serupa tidak dapat ditolerir dan pelakunya pasti langsung ditindak tegas," kaat Rindu.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top