Gojek dan Grab Tanggapi Pelarangan Ojek Online Angkut Penumpang Saat PSBB
Foto: Tempo.co

Gojek dan Grab Tanggapi Pelarangan Ojek Online Angkut Penumpang Saat PSBB

Selasa, 7 Apr 2020 | 15:00 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Jakarta secara resmi telah mendapat persetujuan dari Menkes Terawan terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan ini akan melarang atau membatasi beberapa kegiatan seperti, salah satunya pelarangan ojek online mengangkut penumpang.

Aturan tersebut  tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020 pasal 15 yang berbunyi : "layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang".

Merespons peraturan tersebut, Chief of Corporate Affairs Gojek, Nila Marita mengatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji dan berdiskusi lebih lanjut bersama dengan pemerintah terkait penerapan peraturan ini. 

"Pada prinsipnya, kami selalu berupaya untuk mematuhi regulasi-regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak Covid-19. Saat ini kami sedang mengkaji dan berdiskusi lebih lanjut bersama dengan pemerintah terkait implementasi peraturan ini," kata Nila dilansir dari CNBC Indonesia.

Sementara itu Head of Public Affairs Grarb Indonesia Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs Grab Indonesia mengungkapkan, mengenai penerapan peraturan tersebut Grab akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Sejak awal penyebaran virus COVID-19 pada bulan Desember, Grab Indonesia telah memantau kondisi dan menyiapkan semua pemangku kepentingan terkait respon kami terhadap COVID-19 termasuk para mitra pengemudi kami," kata Tri.

"Terkait kebijakan PSBB dari pemerintah, saat ini kami sedang menindaklanjuti pedoman dari Permenkes No.9/2020 dan berkoordinasi dengan pihak terkait," tambah dia.

Beberapa pembatasan yang yang diatur terkait dengan penerapan PSBB tersebut antara lain membatasi berkumpulnya orang dalam jumlah yang banyak pada suatu lokasi tertentu. Kegiatan yang dimaksud seperti sekolah, kerja kantoran dan pabrikan, keagamaan, pertemuan, pesta perkawinan, rekreasi, hiburan, festival, pertandingan olahraga dan kegiatan berkumpul lainnya yang menggunakan fasilitas umum atau pribadi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...