Google Dipecah

Cincin Suryanto
Selasa, 11 Agustus 2015 11:06 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Selasa, 11 Agustus 2015 11:06 WIB
Image Google Dipecah

Google menjalankan restrukturisasi organisasi secara besar-besaran yang akan menjadikannya sebagai perusahaan holding yang hanya mengurusi bisnis utamanya sebagai raksasa mesin pencari internet bersama dengan YouTube, Android, dan produk internet lain. Sebuah perusahaan baru bernama Alphabet Incorporated didirikan guna mengurusi berbagai lini usaha lain serta divisi riset dan pengembangan yang akan mencari dan memunculkan peluang bisnis baru.

Bisnis yang akan dimasukkan ke Alphabet adalah Calico yang mengurusi riset bidang bioteknologi, Google Ventures dan Google Capital yang fokus pada permodalan dan akuisisi perusahaan teknologi, divisi riset Google X yang menghasilkan Google Glass dan mobil tanpa sopir serta lensa kontak pintar. Alphabet juga akan mengurusi beberapa anak usaha lain seperti Nest dan Fiber yang masing-masing bergerak di bidang perangkat rumah tangga pintar dan layanan internet.

Larry Page, salah satu pendiri dan CEO saat ini akan memimpin Alphabet, sedangkan Sergey Brin yang juga pendiri perusahaan akan menjadi presiden perusahaan baru itu. Ruth Porat akan tetap menjadi chief financial officer perusahaan holding. Sundar Pichai yang selama ini menjabat deputi Larry Page dan memimpin divisi Android akan dipromosikan sebagai CEO Google Incorporated.

"Sergey dan Larry akan mampu mengalokasikan waktu mereka antara mengelola bisnis inti dan non-inti," kata Sameet Sinha, analis B. Riley & Company. "Ada Sundar yang fokus pada bisnis inti dan ada orang seperti Larry dan Sergey yang mencari pertumbuhan bisnis masa depan."

Rstrukturisasinya akan berjalan panjang karena untuk sementara Alphabet bakal menjadi anak usaha dari Google yang berperan sebagai holding. Nantinya, justru Google yang menjadi salah satu anak usaha Alphabet sehingga diperlukan pula restrukturisasi saham dengan kode GOOG dan GOOGLE yang diperdagangkan di Bursa Nasdaq, New York.

Setidaknya, struktur baru ini akan memberikan kejelasan mengenai arah investasi Google di berbagai bidang termasuk mobil swakendara, layanan internet berkecepatan tinggi, serta teknologi terkait kesehatan. Google juga akan lebih mudah dalam melakukan akuisisi atau divestasi. "Ada begitu banyak spekulasi mengenai seberapa banyak uang yang akan mereka tanamkan ke berbagai investasi itu," kata Colin Gillis, analis BGC Financial. "Itu pasti akan berakhir. Struktur ini akan memberi mereka peluang untuk masuk ke lini bisnis lain jika mereka ingin mengakuisisi perusahaan. Mekanismenya sudah disiapkan."

Ini adalah sebuah keputusan yang disambut baik para investor di Wall Street yang dibuktikan kenaikan saham perusahaan asal Mountain View, California, itu sebesar 5,9% dalam perdagangan lanjutan, Senin 10 Agustus. Saham Google naik ke US$705,98 pada perdagangan lanjutan. Sejak awal tahun harga sahamnya sudah naik 25%. Struktur baru akan dijalankan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Alphabet akan mulai melaporkan kinerja keuangannya mulai kuartal keempat 2015 yang biasanya dirilis pada Januari nanti.

(cn)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Obor Asian Games 2018 Tinggalkan Yogyakarta

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.