(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Google Ditunding Monopoli Android Oleh Komisi Eropa

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

Google Ditunding Monopoli Android Oleh Komisi Eropa
WinNetNews.com - Raksasa internet Google dianggap mendominasi pasar mobile secara tidak sehat dengan Android besutannya. Hal ini diungkapkan oleh komisi Eropa.

Kebijakan Google yang melakukan sejumlah pembatasan tertentu dan harus dipatuhi manufaktur perangkat Android dan operator seluler yang bekerjasama dengannya, dianggap oleh Komisi Eropa adalah suatu praktik monopoli.

"Tinjauan Komisi Eropa memperlihatkan bahwa Google menerapkan strategi di perangkat mobile untuk mempertahankan dan memperkuat dominasinya di pencarian internet secara umum," demikian pernyataan Komisi Eropa seperti dikutip detikINET dari Cellular-news, Selasa (26/4).

Beberapa poin yang disoroti Komisi Eropa antara lain, pertama, Google Search dibenamkan secara pre-installed dan dibuat sebagai default layanan pencarian di semua perangkat Android yang dijual di Eropa.

Kedua, praktik ini menutup akses pasar bagi mesin pencarian pesaingnya melalui kompetisi browser mobile dan sistem operasi. Google juga dinilai melanggar hak konsumen untuk memilih dengan membatasi kompetisi dan inovasi yang lebih luas di ranah mobile.

Menanggapi tudingan tersebut, juru bicara Google Kent Weller mengklaim, Android telah menjadi sistem operasi yang diinginkan pengguna karena sifatnya yang terbuka.

Google, dikatakan Weller, tidak menutup diri bagi pihak manapun, termasuk Komisi Eropa dan menyatakan siap bekerjasama. Pemilik sistem operasi robot hijau ini punya waktu beberapa bulan untuk menjawab tudingan ini di pengadilan.

Jika pada akhirnya Google dinyatakan bersalah, perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California, Amerika Serikat ini akan dikenai sanksi berupa denda dan harus mengikuti aturan Eropa untuk mengubah Android untuk pasar tersebut.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});