Google Memberi Laptop Gratis Bagi Pengungsi Di Jerman

Google Memberi Laptop Gratis Bagi Pengungsi Di Jerman

Kamis, 28 Jan 2016 | 21:02 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Perusahaan teknologi Google mengumumkan telah mendonasikan US$5,3 juta atau setara Rp73 miliar untuk memberi perangkat laptop Chromebook kepada para pengungsi di Jerman.

Laskar kemanusiaan Google, Google.org bekerjasama dengan lembaga nirlaba NetHope membentuk inisiatif bernama Project Reconnect.

Mengutip situs Wired, NetHope bakal menggunakan donasi tersebut untuk membeli Chromebook sebanyak 25 ribu unit yang sudah dilengkapi dengan sejumlah aplikasi pendukung edukasi dan pembelajaran bahasa.

Direktur Google.org Jacquelline Fuller mengatakan, kerjasama tersebut bertujuan memastikan para pengungsi tak hanya bertahan hidup dengan kebutuhan pokok, namun juga memiliki perangkat yang dibutuhkan untuk kebutuhan informasi serta edukasi.

"Seiring perjalanan hidup yang berbahaya, hal utama yang penting memang tempat berlindung, makanan, dan akses untuk perawatan kesehatan. Tapi dari situ, mereka tetap harus belajar bahasa lokal, mendapat keterampilan untuk bekerja di negara baru, dan mencari cara untuk melanjutkan studi mereka," tulis Fuller dalam publikasi blog perusahaan.

 

25 ribu unit Chromebook memang jumlahnya masih kecil jika dibandingkan dengan 1 juta orang pencari suaka di Jerman yang terdaftar pada 2015.

Maka dari itu alih-alih memberikan satu laptop Chromebook untuk tiap individu, Google.org memutuskan untuk menggandeng organisasi nirlaba seperti NetHope yang mampu memanfaatkan perangkat seperti Chromebook menjadi penghubung internet.

Perusahaan telekomunikasi setempat, Deutsche Telekom juga menjadi bagian dari Project Reconnect ini dengan memberi potongan harga akses Internet broadband.

Project Reconnect saat ini baru beroperasi di Jerman. Direktur pengelola program global NetHope, Frank Schott menambahkan, "jika kami sukses, Google pun meyakini ada potensi lebih yang akan diberikan di masa depan.”

(seperti dilansir dari CNN Indonesia)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...