Google: 'Quadrooter' Akan Sulit Menyebar di Android

Google: 'Quadrooter' Akan Sulit Menyebar di Android

Kamis, 11 Agt 2016 | 08:22 | Rusmanto
WinNetNews.com - Google menjamin bahwa masalah celah keamanan Quadrooter, yang menjangkiti ponsel Android berprosesor Qualcomm, tak akan menyebar atau menjangkit dengan mudah. Seperti diketahui, Quadrooter merujuk pada empat celah keamanan yang ada di driver chipset buatan Qualcomm.

Peretas atau penyerang bisa memanfaatkan celah itu untuk sepenuhnya mengendalikan ponsel Android. Karena celah itu ada di dalam chipset yang banyak dipakai oleh pabrikan ponsel Android, maka muncul prediksi bahwa pengaruhnya bisa menjangkau lebih kurang 900 juta perangkat Android.

Asumsi tersebut dibantah Google. Menurut raksasa internet itu, penyebaran atau tindakan jahat yang memanfaatkan celah Quadrooter tak akan bisa terlaksana dengan mudah, karena Android sudah memiliki mekanisme pencegahan.

Seperti dilansir dari The Register, Rabu (10/8/2016), pertahanan tersebut berupa sistem Verify Apps di Google Play Store. Sistem ini sudah diatur sedemikian rupa agar menolak segala aplikasi yang terindikasi berusaha memanfaatkan celah Quadrooter.

Bila menemukan aplikasi yang terindikasi jahat, Google Play Store akan langsung memblokirnya, tanpa memberi peringatan terlebih dulu. Fitur Verify Apps ini melindungi pengguna ponsel bersistem operasi Android 4.2 ke atas. Artinya, berdasarkan data populasi Android, sekitar 90 persen pengguna sistem operasi ini sudah terlindungi.

Google juga memperingatkan pengguna agar hati-hati saat mengunduh atau memasang aplikasi yang tidak berasal  dari Play Store. Pasalnya, raksasa mesin pencari itu tidak bisa mengecek aplikasi tersebut dan tidak menjamin keamanannya.

“Kami menghargai riset Check Point yang membantu meningkatkan keamanan ekosistem mobile. Perangkat Android yang sudah memperbarui sistem keamanannya akan terlindung dari empat celah tersebut,” tulis Google dalam pernyataan resminya.

“Celah keempat, yaitu CVE-2016-5340 akan ditambal pada pembaruan keamanan berikutnya. Namun pembuat ponsel bisa bertindak lebih dulu, dengan cara membuat solusi keamanan berdasarkan referensi yang sudah dirilis oleh Qualcomm,” imbuhnya.

Sebelumnya, lembaga riset keamanan Check Point mengumumkan penemuan celah keamanan bernama Quadrooter. Celah itu disebut mengancam 900 juga perangkat Android karena bisa dipakai sebagai jalan masuk peretas.

Check Point juga menyebutkan tiga dari empat celah Quadrooter sudah ditutup melalui pembaruan keamanan Google. Sementara satu celah lagi masih dalam proses penanganan dan akan selesai dalam waktu dekat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...