Google Resmi Nonaktifkan Iklan Flash di Browser

Google Resmi Nonaktifkan Iklan Flash di Browser
html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">

Wingamers.com - Adobe flash merupakan perangkat lunak atau software yang merupakan produk unggulan pembuat animasi gambar vektor yang cukup diminati. File yang dihasilkan dari perangkat lunak flash ini dapat diputar pada website yang telah dipasangi flash player. Bahasa yang digunakan oleh flash bernama Action Script.

Kehadiran adobe flash dari tahun ke tahun mengalami penurunan peminat dan bersaing dengan HTML. Sebagian besar pengguna internet kurang menyukai dengan keberadaan flash pada website. Hal tersebut terjadi lantaran program ini sering dianggap hama bagi sebagian besar pengguna, karena menyebabkan kinerja browser menjadi lama. Hal ini dinilai cukup mengganggu bagi pengguna internet.

Namun pengguna internet saat ini sepertinya dapat bernafas lega, sebab google telah resmi menonaktifkan iklan Flash dalam browser. Mulai dari tanggal 1 September google memberlakukan peraturan baru, yakni bagi iklan yang menggunakan teknologi Flash mengharuskan pengguna untuk mengklik terlebih dahulu iklan untuk menjalankannya. Jika iklan tersebut tidak diklik maka tampilannya akan tetap diam (animasinya tidak akan berjalan). Pengaturan baru ini diaktifkan secara default di Google Chorome akan mengoptimalkan plugin sehingga menghemat baterai dan kinerja CPU.

Akhir-akhir ini sering kita jumpai di media sosial yang memposting gambar-gambar tentang perjalanan Flash yang mengalami kemunduran, seperti pada gambar di bawah ini.

image0

Dalam gambar tersebut diilustrasikan bahwa awal kemunculan flash di tahun 2001 mendapat sambutan cukup hangat dari publik. Kemudian di tahun 2008 kehadiran HTML belum cukup mampu untuk menyaingi kejayaan flash pada waktu itu. Hal ini disebabkan publik masih belum terlalu familiar dengan program yang bernama HTML.

Kemudian di tahun 2010 flash mulai mendapatkan respon yang kurang baik dari publik. Dan fakta mengejutkan bahwa di tahun 2012 performa HTML mulai disukai oleh publik dan lebih populer dibandingkan flash, karena HTML dinilai lebih moderen. Belakangan ini browser sudah mendukung format moderen seperti HTML5 Video yang menyebabkan penggunaan teknologi ini pun akhirnya tersebar luas. Serta cukup efektif digunakan dalam format gambar bergerak. Penyedia layanan streaming seperti Youtube sudah menggunakan teknologi HTML5.

Lalu bagaimanakah nasib flash selanjutnya? Apakah flash akan kembali berjaya? Atau kah mungkin flash akan hilang secara perlahan-lahan? (rk)