Grab Car Masih Menunggu Putusan Pemerintah

Grab Car Masih Menunggu Putusan Pemerintah

Rabu, 16 Mar 2016 | 15:20 | Rusmanto
WinNetNews.com - Pemerintah masih mencari jalan keluar untuk mengakomodasi uber dan grab car. Taksi beraplikasi daring ini dipermasalahkan lantaran diduga tak berizin dan bayar pajak.

Saat dikonfirmasi terkait masalah ini, Managing Director untuk Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata enggan berkomentar banyak. Ridzki hanya memastikan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Dishub DKI untuk menyelesaikan masalah ini.

"Saat ini kami masih dalam koordinasi bersama dengan Kemenkominfo, Kemenhub, dan Dishub DKI untuk mengembangkan kerangka kerja yang tepat bagi layanan transportasi berbasis aplikasi atau online beserta mitra pengemudinya," kata Ridzki, Selasa (15/3/2016).

Ridzki menyerahkan kepada pemerintah untuk mencari jalan keluar dari taksi beraplikasi daring ini. Grab Car, kata dia, akan mengikuti dan patuh terhadap apapun yang diputuskan pemerintah.

Menkominfo Rudiantara terpisah mengaku masih mencari jalan keluar dari masalah yang tengah dihadapi uber dan grab car. Namun, Rudi memastikan taksi beraplikasi daring telah berizin.

Grab Car dan Uber, kata Rudiantara, tinggal melengkapi beberapa berkas admimistrasi untuk mendapatkan izin dari Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI.

"Kalau tidak ada izin tidak bisa beroperasi, hanya mereka harus melengkapi persyaratan yang belum dipenuhi," kata Rudiantara.

disadur dari situs metrotvnews

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...