Guna urai macet di ibukota dan sekitarnya, RITJ disosialisasikan BPTJ

Rike
Rike

Guna urai macet di ibukota dan sekitarnya, RITJ disosialisasikan BPTJ
WinNetNews.com-Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengintensifkan untuk bisa berkomunikasi dengan sejumlah kepala daerah dalam rangka menyosialisasikan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) yang tengah disusun.

"Kami mulai mengunjungi sejumlah kepala daerah di Jabodetabek untuk meminta masukan terkait RITJ yang sedang kita bahas," kata Kepala BPTJ, Elly Adhiani Sinaga di Bekasi, Sabtu. Dia menambahkan, bahwa pihaknya sudah menyambangi Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad pada Jumat (29/07)."Kini giliran Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang ingin kita minta masukannya terkait RITJ," terangnya.

BPTJ dibentuk dari Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2015 tentang Badan Pengelola Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dalam rangka mewujudkan sistem transportasi yang handal dan maksimal bagi masyarakat di Jabodetabek.Sementara RITJ ini bakal jadi suatu kewenangan yang dimiliki BPTJ untuk mengoordinasikan semua komponen yang bekerja dalam sistem transportasi se-Jabodetabek. Dengan dilakukan kunjungan itu, tambah Elly, diharapkan bisa menyatukan program transportasi Jabodetabek yang terintegrasi. "RITJ ini perannya sangat penting karena berdasarkan Pasal 3 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2015 tentang BPTJ, dalam melaksanakan tugasnya BPTJ harus mengacu pada RITJ," jelasnya.

Dalam kesempatan bertemu Wali Kota Bekasi, Elly menyatakan perlunya optimalisasi jalan nasional yang terkoneksi dengan Kota Bekasi.Pihak dia pun mengingatkan Pemkot Bekasi guna memaksimalkan fungsi alat pengendali lalu lintas demi keselamatan bertransportasi.Dalam RITJ itu, pihak dia pun sedang menyiapkan alat trasnportasi Transjabodetabek ekspress dan perbanyak angkutan di sejumlah permukiman penduduk.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});