Guna urai macet di ibukota dan sekitarnya, RITJ disosialisasikan BPTJ

Rike
Sabtu, 30 Juli 2016 21:16 WIB
Oleh Rike pada Sabtu, 30 Juli 2016 21:16 WIB
Image Guna urai macet di ibukota dan sekitarnya, RITJ disosialisasikan BPTJ

WinNetNews.com-Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengintensifkan untuk bisa berkomunikasi dengan sejumlah kepala daerah dalam rangka menyosialisasikan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) yang tengah disusun.

"Kami mulai mengunjungi sejumlah kepala daerah di Jabodetabek untuk meminta masukan terkait RITJ yang sedang kita bahas," kata Kepala BPTJ, Elly Adhiani Sinaga di Bekasi, Sabtu. Dia menambahkan, bahwa pihaknya sudah menyambangi Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad pada Jumat (29/07)."Kini giliran Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang ingin kita minta masukannya terkait RITJ," terangnya.

BPTJ dibentuk dari Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2015 tentang Badan Pengelola Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dalam rangka mewujudkan sistem transportasi yang handal dan maksimal bagi masyarakat di Jabodetabek.Sementara RITJ ini bakal jadi suatu kewenangan yang dimiliki BPTJ untuk mengoordinasikan semua komponen yang bekerja dalam sistem transportasi se-Jabodetabek. Dengan dilakukan kunjungan itu, tambah Elly, diharapkan bisa menyatukan program transportasi Jabodetabek yang terintegrasi. "RITJ ini perannya sangat penting karena berdasarkan Pasal 3 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2015 tentang BPTJ, dalam melaksanakan tugasnya BPTJ harus mengacu pada RITJ," jelasnya.

Dalam kesempatan bertemu Wali Kota Bekasi, Elly menyatakan perlunya optimalisasi jalan nasional yang terkoneksi dengan Kota Bekasi.Pihak dia pun mengingatkan Pemkot Bekasi guna memaksimalkan fungsi alat pengendali lalu lintas demi keselamatan bertransportasi.Dalam RITJ itu, pihak dia pun sedang menyiapkan alat trasnportasi Transjabodetabek ekspress dan perbanyak angkutan di sejumlah permukiman penduduk.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.