Gunakan Foto Jungkook BTS Untuk Kampanye RUU Tato, Politikus Muda Ini Dikritik Habis-Habisan
Foto: Allkpop

Gunakan Foto Jungkook BTS Untuk Kampanye RUU Tato, Politikus Muda Ini Dikritik Habis-Habisan

Kamis, 10 Jun 2021 | 12:25 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Seorang politikus muda, Ryu Ho Jung baru-baru inu menjadi berita utama di Korea Selatan karena menghadiri sesi pleno Majelis Nasional dengan menggunakan gaun one-piece pendek berwarna pink. Ia juga menghadiri audit parlemen dengan mengenakan helm dan pakaian kerja.

Karena dua hal tersebut, Ryu Ho Jung menuai kritik tajam publik Korea karena pakaiannya. Dia dianggap tidak memahami keseriusan dan formalitas acara tersebut. Kini, dia kembali menjadi sorotan karena memposting berbagai foto Jungkook BTS di media sosialnya bersamaan dengan pengumuman rancangan UU "Tattoo Act".

Dalam unggahannya, Ryu Ho Jung mengunggah beberapa foto Jungkook yang menampilkan tato di punggung tangannya dan foto tangannya yang diplester untuk menutupi tatonya.

image0

"Lepaskan plester dari tubuh BTS! Pernahkah Anda melihat plester di tubuh selebriti favorit Anda? Pemandangan mengerikan yang sering terlihat di acara TV Korea ini dibuat sebagai tindakan stasiun penyiaran untuk menyembunyikan tato," tulis Ryu Ho Jung dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Ryu Ho Jung menjelaskan peraturan saat ini di Korea Selatan mengharuskan stasiun TV untuk menutupi tato dengan metode yang berbeda karena pemerintah Korea telah lama mengklaim bahwa "tato merusak moral etika dan menyebabkan ketidaknyamanan. Ini membawa efek buruk bagi penonton muda."

Politisi itu mengkritik kepercayaan dan ideologi pemerintah Korea Selatan tentang tato dan mengatakan itu merusak kebebasan berekspresi artistik.

"Sistemnya tidak mengikuti perubahan di dunia yang sekarang menghormati individualitas dan kreativitas individu. Lukisan indah dan kata-kata indah pada tato yang umum di sekitar kita adalah ilegal di Korea. Korea memiliki lebih dari 3 juta orang memiliki tato, dan tato telah dianggap sebagai seni tinggi yang melanda dunia. Bahkan seniman tato domestik dihormati sebagai seniman luar biasa di panggung dunia tetapi Korea hanya mengabaikannya," lanjutnya.

Ryu Ho Jung juga menekankan bahwa 'Tattoo Business Act' akan melindungi para pembuat tato dan menjamin hak-hak masyarakat atas manajemen kesehatan, kebersihan, dan keselamatan. Namun, Ryu Ho Jung langsung menuai banyak kritik pedas dari fans BTS dan netizen Korea.

Pasalnya, Jungkook sendiri tidak terlibat dalam kampanye legalitas tato tersebut. Ryu Ho Jung diduga menggunakan foto Jungkook karena ia dikenal oleh hampir semua orang di Korea Selatan. Fans dan netizen juga menilai politisi tersebut menggunakan BTS sebagai sarana untuk menarik perhatian publik.

"Saya tidak ingin Anda menggunakan BTS untuk politik," kritik netizen Korea dikutip Allkpop.

"Saya mengerti dan setuju dengan apa yang Anda kejar. Saya suka Anda mengusulkan RUU ini tapi tolong hapus foto BTS dan Jungkook," ujar netter lain.

"Ada artis dan idol lain yang memiliki tato tetapi Anda menggunakan member idol khusus ini membuatnya jelas bahwa Anda melakukannya untuk mendapatkan perhatian," seru netter lain.

"Tolong jangan gunakan BTS sebagai alat untuk gerakan politik Anda," pinta netter lain.

"BTS dan Jungkook bukanlah lambang 'Selebriti bertato.' Saya pikir Anda bisa mengekspresikan tujuan Anda dan 'Tattoo Act' dengan cara yang berbeda," komentar netter lain.

"Tidak menyenangkan melihat Anda menggunakan ketenaran BTS dengan cara ini," tambah netter lain.

"Saya mendukung RUU itu tetapi tidak menggunakan Jungkook BTS seperti ini," pungkas yang lainnya. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...