Gunakan Teknologi untuk Pantau Wabah Malaria

Gunakan Teknologi untuk Pantau Wabah Malaria ilustrasi

WinNetNews.com - Semakin hari semakin banyak fungsi satelit yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, yang terbaru adalah kemampuannya untuk memprediksi wabah malaria.

Prediksi tersebut dilakukan dengan mengidentifikasi tanah lembab yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Anopheles, yang merupakan nyamuk pembawa Malaria. Kelembaban tanah itu bisa terjadi karena banjir atau penggundulan hutan.

Sistem yang dikembangkan ini bisa bisa memprediksi wabah malaria tiga bulan sebelum wabah tersebut menyebar, dan titik penyebarannya pun bisa ditentukan dengan sangat akurat, sampai titik sebuah rumah.

"Model ini membuat kita bisa memprediksi di mana kelembaban tanah yang bakal cocok dengan kondisi tempat perkembangbiakan (nyamuk Anopheles)," ujar Ben Zaitchik, perwakilan peneliti yang mengembangkan teknologi ini.

Sayangnya, sistem ini belum siap untuk digunakan secara luas karena para peneliti masih perlu untuk menyempurnakannya, dan hal tersebut setidaknya membutuhkan beberapa tahun, demikian dikutip dari Ubergizmo, Selasa (19/9/2017). (detikcom)