Skip to main content

Gunung Sinabung Berstatus Awas Level 4, Kabut Asap Mempersulit Pemantauan Petugas

Gunung Sinabung Berstatus Awas Level 4, Kabut Asap Mempersulit Pemantauan Petugas
Gunung Sinabung Berstatus Awas Level 4, Kabut Asap Mempersulit Pemantauan Petugas

image0

Gambar ilustrasi - penampakan gunug sinabung (wingamers/Ares Jonekson/Flickr)

Jakarta, WIngamers - Dampak musim kemaru di Indonesia tahun ini memperluas wilayah kebakaran hutan yang menjadi pemicu terjadinya kabut asap. Kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas warga yang daerahnya banyak terdapat titik-titik api. Tetapi kabut asap juga turut mapir ke wilayah-wilayah sekitarnya karena terbawa angin.

Kabut asap yang berasal dari asap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jambi, Riau, Palembang, serta wilayah lain di Sumatera Selatan, menganggu sejumlah wilayah di Indonesia. SAlah satunya adalah Provinsi Sumatera utara dan wilayah sekitar Medan selama sepekan ini. Selain menganggu aktivitas penerbangan di Bandara Kualanamo, kabut asap kiriman yang menyelimuti Provinsi Sumatera utara itu juga menyelimuti wilayah gunung Sinabung yang masih berstatus awas level 4 ini.

Gunung berapi yang terletak di Tanakaro ini meningkatkan status letupannya di radius 6 km dan 7 km. Situasi ini sangat menyulitkan petugas dalam melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gunung Sinabung tersebut. Meskipun demikian, warga dihimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi Badan Pusat Fulkanologi untuk tidak memasuki atau melintas pada radius 3, 5, 6 dan 7 km arah tenggara, selatan dan timur yang merupakan kawasan berbahaya atau zona merah.

Selain itu warga juga dihimbau untuk tidak mendekati bantaran aliran sungan di bawah kaki gunung Sinabung terutama aliran arus sungai Loburu. Karena hal ini dapat membahayakan nyawa warga.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top