Habib Novel Curiga Kelompok Saracen Ada Kaitan Dengan Pemerintah
Sumber : Istimewa

Habib Novel Curiga Kelompok Saracen Ada Kaitan Dengan Pemerintah

Selasa, 27 Mar 2018 | 22:08 | Oky

Winnetnews.com - Kelompok Saracen akhir – akhir ini benar – benar menyita perhatian masyarakat. Geliat mereka yang menjual informasi menyesatkan dan juga hoaks berdasar isu SARA membuat banyak orang merasa miris.

Tidak terkecuali dengan salah satu tokoh Front Pembela Islam (FPI), Habib Novel Bamukmin. Secara mengejutkan ia menduga – duga bahwa kelompok Saracen mempunyai korelasi dengan pemerintah.

Sekretaris DPD Front Pembela Islam DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin mengatakan awal mula munculnya sindikat penyebar informasi hoax dan SARA, Saracen adalah reaksi kepanikan pemerintah atas kekalahan sujumlah partai partai penguasa.

“Saracen ini muncul ketika sekarang ini. Karena pemerintah panik dengan kekalahan partai-partai penguasa,” kata Novel, seperti dilansir dari Suara.com, Rabu (30/8/2017).

Menurut pria yang menjabat Sekretasis DPD FPI DKI Jakarta, Saracen memang telah sengaja dibuat, dengan tujuan untyk bisa memecah belah umat Islam khususnya pada era sekarang ini.

Sebab informasi hoaks, serta isu SARA adalah ‘menu’ yang sangat mudah untuk bisa dibuat agenda setting.

“Justru jaringan ini muncul, orang orang yang diduga (sebagai) kaki tangan pemerintahan. Jadi diduga seperti itu, karena yang dirugikan dan diserang medianya pejuang Islam. Mereka maling teriak maling,” tutur Novel.

Novel sama sekali tak mempercayai keterangan pemimpin Saracen Jasriadi selama ini, yang menyatakan bahwa dirinya merupakan pendukung atau simpatisan daro Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, serta pembela umat Islam.

Novel juga tidak percaya dengan apa yang disampaikan pimpinan Saracen Jasriadi kepada media, bahwa dia merupakan simpatisan Ketua Umum Partai Gerindra dan pembela ummat Islam.

“Kita nggak percaya. Siapa saja bisa mengaku seperti itu. Tapi Jasriadi sudah kami laporkan ke Mabes Polri hari Senin kemarin, bersama Tanu Widjaja,” ujar Novel.

Bagi pria yang juga advokat ini, Saracen merupakan bagian dari permainan tingkat tinggi, yang sengaja dimunculkan, dengan salah satu tujuan untuk menekan Muslim Cyber Army, yang selama ini sudah bekerja menangkal hoaks.

Menurut dia, ini adalah permainan yang sengaja dimunculkan supaya
para muslim cyber army takut untuk menyuarakan kebenaran.

“Siapa lagi pemecah belah bangsa dan agama klau bukan Komunis? Kita umat beragama ingin dihadap hadapkan,” pungkas Novel.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...