Habib Rizieq "Hadir" di Munajat 212, Soroti Keadilan Hukum Indonesia

Daniel
Daniel

Habib Rizieq "Hadir" di Munajat 212, Soroti Keadilan Hukum Indonesia Foto: Tribun

Winnetnews.com - Munajat 212 digelar di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis 21 Februari 2019 malam. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab turut “hadir” pada munajat tersebut. Ia hadir bukan secara langsung namun melalui audio yang diputar pada acara tersebut.

Dalam pidatonya yang direkam tersebut, ia menitik beratkan pada keadilan yang ada di Indonesia saat ini yang dinilai “suka-suka.” Rizieq Shihab menjelaskan dan membandingkan contoh kasus yang menurutnya membuktikan hal tersebut.

“Banyak santri sekadar mengirim pesan mengkritik penguasa. Seorang perwira di depan media menghardik, santri diadili dan dipenjara tak ada belas kasih dari pemerintah. Sedangkan seorang anak cukong naga mengancam membunuh kepala negara, tapi dengan gagah perwira berkata ‘itu hanya lucu-lucuan saja’. Inikah penegakan hukum suka-suka? Astagfirullah,” ujarnya lewar rekaman audio.

Selain menyoroti hukum, ia juga berujar soal koruptor yang bisa bebas keluar dari penjara lewat pemotongan masa hukuman. Sedangkan menurutnya seorang ulama yang kasusnya berbau rekayasa tidak dibebaskan.

“Koruptor, cukong, pembuat rakyat menderita dan sengsara bebas dengan potongan tahanan luar biasa. Sedangkan seorang ustaz tua korban rekayasa tak dilepas dari penjara. Inikah penegakan hukum suka-suka?” tambahnya.

Apa Reaksi Kamu?