Hagia Sophia Jadi Klaster Baru Covid-19 di Turki, 500 Orang Positif Terinfeksi
Masjid Hagia Sophia. (Foto: NPR)

Hagia Sophia Jadi Klaster Baru Covid-19 di Turki, 500 Orang Positif Terinfeksi

Jumat, 14 Agt 2020 | 13:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pembukaan Hagia Sophia sebagai masjid memang dinanti begitu banyak orang. Kini masjid tersebut telah menggelar salat Jumat dan salat Idul Adha perdananya. Namun,  tak disankga pembukaan Hagia Sophia justru mengakibatkan terciptanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Turki.

Mengutip dari Arab News, Kamis (13/8), menurut pejabat kesehatan setempat, munculnya klaster baru di Hagia Sophia dikarenakan jemaah tidak menjaga jarak secara disiplin selama melaksanakan ibadah.

Pada 24 Juli lalu, Hagia Sophia menggelar salat Jumat perdananya. Tak tangggung-tanggung momen itu dihadiri sekitar 350 ribu jamaah.  Di antaranya, ada sekitar 500 jemaah, termasuk anggota parlemen dan jurnalis, yang dinyatakan positif Covid-19.

Salah satu penyebab menyebarnya Covid-19 di Hagia Sophia adalah banyaknya jemaah yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak.

Jumlah kasus harian positif Covid-19 di Turki kembali mengalami lonjakan signifikan hingga melampaui 1000 kasus per hari usai libur Idul Adha. Pejatab kesehatan setempat menyebut  situasi pandemi memburuk sejak bulan lalu, dan ibadah perdana di Hagia Sophia dilakukan tanpa tindakan pencegahan yang tepat dan sesuai.

 

"Setelah Hagia Sophia dibuka, kami mendengar banyak sekali kasus di antara para politisi," kata dokter yang meminta namanya tidak disebutkan. "Tapi itu karena mereka selalu melakukan pengecekan rutin setiap tiga hari untuk memastikan mereka benar-benar sehat."

Selain itu ia juga mengatakan, "Jika masyarakat juga melakukan tes yang sama, angka kasus akan lebih tinggi. Dan jika diteruskan seperti ini, maka tidak ada orang di rumah sakit yang tidak terinfeksi. Bahkan mungkin ada kekurangan tenaga medis yang mungkin mengundurkan diri dari pekerjaannya atau menjadi sakit"

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...