Skip to main content

Hakim Pengguna Narkoba di Lampung Diberhentikan Sementara

istimewa
istimewa

WinNetNews.com - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Liwa, Lampung, Firman Affandy ditangkap Polres Bandar Lampung atas kepemilikan sejumlah paket sabu. Juru bicara MA Suhadi menyayangkan kejadian itu.

Menurutnya jika terbukti benar memiliki sabu maka si hakim akan menerima pemecatan sesuai ketentuan yang berlaku. Meski bertatus hakim, namun di mata hukum tetap sama.

"Diusut saja sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Di mata hukum enggak ada bedanya hakim dengan yang lain," kata Suhadi, Senin (17/7/2017) malam.

Menurut Suhadi, jika yang bersangkutan telah menerima hukuman pidana maka sesuai dengan ketentuan kepegawaian yang berlaku dapat diberhentikan.

"Lihat dulu konteksnya dihubungkan dengan ketentuan kepegawaian yang berlaku, misalnya dihukum dengan ancaman hukuman 5 tahun ke atas ada konsekuensinya di dalam PP 43 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri," Jelasnya.

Sebagai ketua umum Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP Ikahi) Suhadi mengimbau, agar para hakim dapat menghindari hal-hal yang negatif seperti narkoba. Menurutnya hal itu tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga korps kehakiman.

"Saya mengimbau agar para hakim hindari hal-hal yang negatif. Karena hakim sebagai penegak hukum, dia harus taat hukum. Nah jadi perbuatan seperti itu selain merugikan dirinya sendiri juga mencemarkan nama yang lainnya, terutama korps hakim," tutupnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Muda bidang pengawasan MA hakim agung Sunarto, dirinya menyatakan bahwa MA tidak akan memberikan toleransi bila hakim terbukti bersalah dalam pelanggaran kode etik. Menurutnya yang bersangkutan sudah diberhentikan dari jabatannya sejak ditahan.

"Hakim tersebut diberhentikan sementara dari jabatannya sejak ditahan dan MA tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran terhadap kode etik apalagi sudah merupakan tindakan pidana," kata Sunarto dalam pesan singkatnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top