Hal Ini Dapat Merusak Semua Amalan Yang Kamu Kerjakan

Hal Ini Dapat Merusak Semua Amalan Yang Kamu Kerjakan sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Ibarat sebuah pedang, lidah bisa menjadi hal yang sangat menyakitkan atau membawa kabar baik. Namun tahukah anda jika lidah bisa membawa dampak yang sangat buruk bagi amalan kita. Padahal, lidah sesungguhnya adalah bagian tubuh yang dijadikan salah satu media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Jika lidah digunakan dengan tidak baik tentu bisa menjerumuskan seseorang ke dalam neraka. Tidak hanya itu saja, ada dua jenis kerusakan yang oleh lidah yang akan menggugurkan semua amal.

Kerusakan apa sajakah yang dimaksud? Berikut ulasannya seperti yang dilansir dari laman infoyunik.com (7/02/2017).

1. Lidah yang Banyak Bicara Kebatilan

Maksud dari kebatilan di sini adalah membicarakan sesuatu yang tidak perlu. Karena hal itu, seorang manusia bisa tergiring ke dalam neraka. Meskipun ia selalu berbuat baik dan mendapatkan banyak pahala, tapi jika kerusakan lidah dapat membuatnya berdosa karena kedzalimannya tersebut.

Sebagai mana Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang bangkrut di kalangan umatku adalah orang yang pada hari kiamat nanti datang membawa pahala shalat, zakat dan puasa, namun di samping itu ia membawa dosa mencela, memaki, menuduh zina, memakan harta dengan cara yang tidak benar, menumpahkan darah, dan memukul orang lain.” (HR.Muslim)

Maka dari itu, alangkah lebih baik jika kita memikirkan segala sesuatu yang hendak diucapkan agar tidak menimbulkan kesesatan bagi dirinya sendiri dan juga orang lain.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari Muslim).

“Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di akhirat nanti adalah orang yang paling jelek akhlaknya, orang yang banyak bicara, orang yang berbicara dengan mulut yang dibuat-buat dan orang yang sombong.” (Jami’ al-Shaghir).

Suatu hari seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW seraya berkata, “Ya Rasulullah! Sungguh si fulanah itu terkenal banyak shalat, puasa, dan sedekahnya. Akan tetapi juga terkenal jahat lidahnya terhadap tetangga-tetangganya.”. 

Maka berkatalah Rasulullah SAW kepadanya, “Sungguh ia termasuk ahli neraka”.

Kemudian laki-laki itu berkata lagi, “Kalau si fulanah yang satu lagi terkenal sedikit shalat, puasa dan sedekahnya, akan tetapi ia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Maka Rasulullah SAW berkata, “Sungguh ia termasuk ahli surga.” (HR.Muslim).

2. Lidah yang Diam Terhadap Kebatilan

Kerusakan yang kedua adalah lidah yang diam terhadap kebatilan. Orang yang seperti ini biasanya akan menyembunyikan kebenaran dan membiarkan kebatilan. 

Imam Ibn Hajar dalam kitab al-Shawa’iq al-Muhriqah mengatakan, orang yang dilaknat Allah adalah seorang berilmu (ulama’) yang mendiamkan terhadap bid’ah agama.

Dalam hadis tersebut di atas, Rasulullah SAW tidak sekedar memerintahkan untuk diam, akan tetapi hadis itu memberi pelajaran kita untuk tidak berkata kecuali yang baik dan benar.

Sufyan ats-Atsauri Rahimahullah berkata: “Ibadah yang pertama kali adalah diam, kemudian menuntut ilmu, mengamalkan, menghafal dan menyampaikannya.”

Jika seseorang berilmu dan tetap mendiamkan kebatilan, maka itu menjadi salah satu sumber kerusakan agama. Maka tidak heran jika Rasulullah senantiasa menyuruh kita untuk berhati-hati dengan perkara lidah ini.

“Wahai Rasulullah, katakan kepadaku dengan satu perkara yang aku akan berpegang dengannya!” Beliau menjawab: “Katakanlah, `Rabbku adalah Allah`, lalu istiqomahlah”. Aku berkata: “Wahai Rasulullah, apakah yang paling anda khawatirkan atasku?”. Beliau memegang lidah beliau sendiri, lalu bersabda: “Ini.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Itulah dua hal yang merusak dari lidah yang membuat amalan seseorang menjadi gugur. Untuk itu, gunakanlah lidah itu sebaik-baiknya agar tidak menyesal kedepannya.