HAM PBB ingin Indonesia Moratorium Hukuman Mati

Ahmad Mashudin
Rabu, 27 Juli 2016 21:51 WIB
Oleh Ahmad Mashudin pada Rabu, 27 Juli 2016 21:51 WIB
Image HAM PBB ingin Indonesia Moratorium Hukuman Mati

WinNetNews.com - Direktur Hak Asasi Manusia PBB Zeid Ra'ad al Hussein meminta Indonesia melakukan moratorium hukuman mati. Melalui pernyataannya yang disampaikan pada Rabu, 27 Juli 2016, al Hussein mengatakan pihaknya menyesalkan keputusan Indonesia yang akan segera kembali melakukan hukuman mati pada 14 orang lainnya terkait kasus narkoba.

"Eksekusi tersebut kabarnya akan segera dilakukan pekan ini dengan pengawalan sangat ketat di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah," demikian pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 27 Juli 2016.

PBB juga menyatakan mereka sangat fokus dengan kurangnya tranparansi dalam proses pengadilan dan jaminan pengadilan yang, menurut PBB, tidak adil, termasuk mempertanyakan hak mengajukan banding.

Pemerintah Indonesia belum memberikan tanggapan atas pernyataan Dewan HAM PBB tersebut. Isu eksekusi terhadap WNA yang menjadi pengedar narkoba saat ini tengah kencang berembus.

Dubes Pakistan, yang salah satu warganya akan menjalani hukuman mati, mengaku sudah mendapat pemberitahuan. Pakistan meminta Indonesia membatalkan hukuman mati bagi warganya, juga mempertanyakan proses pengadilan yang menurut Dubes Pakistan tak adil.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Polisi Malaysia Tangkap 3 WNI yang Diduga Terkait ISIS

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.