Hanya Makan Keripik dan Sosis Selama 10 Tahun, Remaja Ini Alami Kebutaan
Ilustrasi (Mirror)

Hanya Makan Keripik dan Sosis Selama 10 Tahun, Remaja Ini Alami Kebutaan

Selasa, 3 Sep 2019 | 13:35 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Seorang remaja pria mendadak mengalami kebutaan dan tuli, lantaran ia setiap hari mengkonsumsi keripik kentang dan sosis selama 10 tahun.

Kondisi yang dialami oleh remaja ini biasanya dialami oleh anak-anak yang berada di negara berkembang dan mengalami kekurangan gizi. Diketahui, kasus yang menimpa remaja ini merupakan kasus pertama di Inggris.

Dilansir dari Mirror, remaja laki-laki 17 tahun ini hanya memakan keripik kentang, sosis, irisan daging ham, dan roti tawar sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini terjadi karena dia tidak menyukai tekstur yang dimiliki oleh buah dan sayur-sayuran.

Dr. Denize Atan, dari University Hospital Bristol NHS Foundation Trust, angkat bicara terkait kondisi remaja ini. “Ia setiap harinya memakan kentang goreng dari toko setempat dan mengudap keripik kentang, roti tawar, irisan daging ham, dan sosis,” ujar Dr. Denize Atan.

Kurangnya vitamin dalam tubuh, menyebabkan saraf optik yang menghubungkan mata dengan otak, rusak. Ia diketahui mengidap Nutritional Optic Neuropathy (NON), yang biasa dialami oleh masyarakat yang berada di daerah terisolasi.

Dr. Atan mengatakan, kebutaan dini bisa terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi junk food dan remaja yang tidak diketahui namanya ini, juga mengidap gangguan makan yang langka, dimana penderita menjadi lebih sensitif dengan rasa, tekstur, dan aroma atau penampilan dari beberapa jenis makanan tertentu. Sedangkan, penderita lain hanya bisa memakannya dalam kondisi tertentu saja.

Selain kehilangan indera penglihatannya, ia juga harus menjadi tuli dan mengalami tulang yang keropos. Memakan makanan yang mengandung banyak gula dan makanan dengan kabohidrat yang telah diproses, dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

“Kondisi ini tidak terdiagnosis selama beberapa tahun,” kata Dr. Atan.

Remaja ini, harus merasakan kebutaan saat ia berusia 17 tahun dan membuat para ahli dari Rumah Sakit Mata Bristol menjadi bingung. Nutritional Optic Neuropathy (NON) dapat diturunkan dari genetik, namun tidak ditemukan sama sekali gen penderita Nutritional Optic Neuropathy dalam keluarganya.

Namun, ia mengalami kekurangan vitamin B12 yang bisa didapatkan dari susu, ikan, dan telur. Dari pemeriksaan, remaja ini diketahui memiliki B12 yang rendah, sehingga menyebabkan kelelahan, yang mengharuskannya melakukan suntik vitamin dan konsultasi dengan ahli mengenai diet yang dilakukannya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...