Harapan Bos Manor kepada Rio Haryanto di F1 GP Monako

Harapan Bos Manor kepada Rio Haryanto di F1 GP Monako

Kamis, 26 Mei 2016 | 11:05 | contributor-8

WinNetNews.com - Manor Racing tidak menaruh kepercayaan yang terlalu tinggi kepada Pascal Wehrlein dan Rio Haryanto pada seri F1 GP Monako, 29 Mei 2016. Tim asal Inggris itu hanya berharap kedua pebalap muda mereka bisa menikmati balapan.

Maklum, Wehrlein dan Rio berstatus sebagai debutan di F1. Rio memang sudah pernah balapan di sirkuit jalan raya Monte Carlo dan merebut podium, tapi saat masih di GP2. Pebalap berusia 23 tahun itu belum pernah beraksi di sana dengan mengendarai jet darat F1.

Selain itu, tantangan membalap di Monte Carlo berbeda dengan sirkuit biasa. Trek yang sempit dan bergelombang membuat pebalap harus berkonsentrasi penuh sepanjang lomba. Kesalahan kecil bakal menjadi bencana. Menyalip pun sulit meski tak mustahil dilakukan dengan pertimbangan matang plus keberanian.

"Balapan di Monako selalu menyenangkan. Tak ada trek yang lebih spektakuler selain di sini. Pascal dan Rio pasti sudah tak sabar segara beraksi. Mereka merupakan pebalap muda yang dewasa. Saya yakin mereka akan fokus memberikan 100 persen kemampuan dalam balapan nanti," kata Racing Director Manor Racing, Dave Ryan,

"Monte Carlo adalah sirkuit yang sangat menyiksa dengan tantangan set-up yang unik. Namun, pendekatan kami untuk balapan nanti sama seperti seri lainnya. Kami akan menikmati lomba sambil berusaha mengintip celah untuk mencuri poin," ujar Ryan.

Manor punya modal bagus menuju balapan pada akhir pekan ini. Tes tengah musim di Barcelona, Spanyol, pada akhir pekan lalu berjalan positif bagi mereka. Manor bisa lebih memahami potensi mobil MRT05 yang sudah di-upgrade pada GP Spanyol.

"Monako adalah sirkuit khas yang menyajikan tantangan unik sehingga sulit bagi siapapun untuk memprediksi hasilnya. Ini adalah trek di mana setiap tim ingin tampil baik, termasuk kami. Kami siap mengambil setiap kesempatan yang datang," tutur Ryan.

Monako menyimpan memori manis buat Manor Racing. Satu-satunya poin yang mereka raih sepanjang partisipasi di F1 hadir di Monte Carlo lewat mendiang Jules Bianchi yang finis kesembilan pada 2014. Akankah Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein mengulangi prestasi itu?

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...