(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang Bakso Tercekik

Rani
Rani

Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang Bakso Tercekik

WinNetNews.com - Jelang bulan Ramdahan, kenaikan harga daging sapi segar di berbagai wilayah Indonesia mencapai Rp. 110.000/kg. Tak hanya dirasakan oleh para ibu rumah tangga, kenaikan harga yang sangat mencekik ini juga berimbas pada para pedagang bakso yang mengelola rumah makan di Kota Gorontalo.

Banyak pedagang mengeluh, meskipun harga daging dan tulang sapi meroket tajam, para pedagang tidak bisa menaikan harga jual bakso begitu saja ke konsumen. Hal ini untuk menghindari dagangan mereka sepi pembeli.

Baca juga: Pemkab Semarang: Tidak Mudah Menurunkan Harga Daging Dibawah 80ribu

Saat ini harga daging sapi di Kota Gorontalo Rp110.000 per kg dari sebelumnnya hanya Rp95.000 hingga Rp100.000, sedangkan tulang naik menjadi Rp40.000 per kg dari sebelumnnya Rp30.000 per kg.

Baca juga: Presiden Jokowi Ingin Harga Daging Sapi Rp 80.000/Kg, Pedagang Sebut Sekarang Rp 120.000/Kg

Kenaikan bahan-bahan pokok ini tidak sebanding dengan penghasilan yang cenderung tetap (tidak bertambah). Akibatnya yang dibikin pusing adalah pedagang. Jika sudah seperti ini konsumen ataupun pelangan tidak mau ambil pusing dengan kenaikan harga daging sapi maupun tulang sapi. Para pedagang harus pandai-pandai memutar otak agar keuangan mereka berputar dengan baik.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});