(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Harga Emas Menguat

Rusmanto
Rusmanto

Harga Emas Menguat

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik cukup tajam pada Kamis (Jumat pagi WIB) setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) mengindikasikan adanya penundaan kenaikan suku bunga acuan AS.

Menurut Xhinhua, Jumat (21/8/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$ 25,3 atau 2,24 persen menjadi US$ 1.153,20 per ounce.

Kenaikan suku bunga The Fed akan mendorong investor menjauh dari emas, sebab logam mulia tidak dikenakan bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Harga Emas menguat juga berkat turunnya indeks dolar AS sekitar 0,43 persen menjadi 96,04. Indeks adalah ukuran kurs dolar terhadap beberapa mata uang utama dunia. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik, logam berjangka seperti emas, harganya akan anjlok karena lebih mahal bagi investor.

Harga perak untuk pengiriman September naik US$ 33,8 senatau 2,23 persen menjadi US$ 15,517 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober menguat US$ 21,8 atau 2,15 persen menjadi US$ 1.034,9 per ounce. (jk)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});