Skip to main content

Harga Masih Tinggi, Pedagang Daging di Bogor Mogok 3 Hari

Harga Masih Tinggi, Pedagang Daging di Bogor Mogok 3 Hari
Harga Masih Tinggi, Pedagang Daging di Bogor Mogok 3 Hari

Meroketnya harga daging sapi di wilayah Bogor ternyata berdampak pada aksi mogok yang dilakukan para pedagang. Harga daging di Bogor saat ini tembus hingga Rp140 ribu per kg.

"Harga daging selalu naik. Kalau harga dari distributornya saja sudah terlalu tinggi, saya mau jual berapa ke pelanggan," ungkap salah seorang pedagang, Husain (40).

Husain mengatakan, aksi mogok dagang ini akan dilakukan selama tiga hari. Aksi mogok ini merupakan bentuk protes para pedagang terhadap pemerintah yang tidak bisa mengendalikan harga daging.

Tak hanya di Pasar Bogor, namun hampir di seluruh pasar tradisional di Kota dan Kabupaten Bogor. Bahkan di Pasar Cibinong, aksi mogok juga dilakukan oleh himpunan pemotong daging sapi.

"Kami sudah pertahankan harga agar pelanggan tidak kabur, tapi enggak mungkin kita lakukan terus-menerus, bisa rugi kita," kata salah seorang anggota himpunan pedagang daging Pasar Cibinong, Rizki (41).

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Mangahit Sinaga menuturkan mahalnya harga daging disebabkan adanya dugaan permainan yang dilakukan oleh pemilik sapi ternak.

"Sebentar lagi kan Idul Adha, jadi banyak pemilik sapi lebih memilih tidak menjual sapi, dan akan dijual saat memasuki Idul Adha," ucapnya.

Mangahit sebelumnya memperkirakan bahwa harga daging seharusnya menurun setelah melewati masa Hari Raya Idul Fitri, namun kenyataanya justru malah merangkak naik. Padahal, 150 ekor sapi disiapkan untuk dikirimkan ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Bogor.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top